SportlinkNews - Formula 1 GP Italia 2025 menjadi momen bersejarah bagi Red Bull Racing. Kemenangan dominasi sang juara bertahan, Max Verstappen menandai balapan ke-400 mereka di F1 dengan cara yang paling sempurna.
Pembalap 27 tahun itu, Minggu, 18 Mei 2025, meraih kemenangan keduanya di tahun ini di sirkuit Autodromo Enzo e Dino Ferrari, di Imola, Italia, di tengah kritik terhadap performa mobil Red Bull di musim ini.
Banyak yang menilai mobil Red Bull tak secepat McLaren, tetapi Verstappen bahwa performa mobil hanya sekian persen dari keseluruhan performa dirinya. Dilengkapi dengan insting, strategi, dan determinasi, semua jadi senjata utama.
Baca Juga: RB Leipzig Rilis Jersey Kandang Baru Musim Depan, Simpel tapi Elegan
Start dari posisi depan, pembalap Belanda itu langsung menyalip Oscar Piastri (McLaren) lewat manuver agresif di tikungan Tamburello pada lap pertama, sebuah aksi yang langsung mengubah peta persaingan. Karena setelah itu, ia tak terkejar.
Norris, dengan ban yang lebih segar, melewati Piastri tujuh lap menjelang akhir untuk memadamkan harapan pembalap Australia itu untuk meraih kemenangan keempatnya secara beruntun di musim ini.
Lewis Hamilton berada di urutan keempat dalam balapan pertamanya di Italia untuk Ferrari.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Borneo FC Tahan Imbang Persebaya, Dua Penalti Terjadi di Babak Kedua
Verstappen menyentuh garis finis dalam waktu 1 jam 31 menit 33,199 detik, 6,109 detik lebih cepat dari Lando Norris yang finis di posisi kedua.
Hasil Lando itu memangkas jarak dengan rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, menjadi 13 poin.
Kemenangan tersebut merupakan yang kedua bagi Verstappen pada musim ini dan yang keempat di Imola setelah kemenangan pada tahun 2021, 2022, dan 2024. Tidak ada balapan pada tahun 2023 karena banjir.
Baca Juga: Lionel Messi Kenang Rivalitas dengan Cristiano Ronaldo: Masa yang Indah
Selain itu, kemenangan Verstappen ini juga jadi kemenangan ke-65 sepanjang kariernya, sekaligus mempersembahkan kemenangan ke-117 untuk Red Bull Racing dalam sejarah F1.
"Balapan ini sangat berarti. Bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk seluruh tim. Meraih kemenangan di balapan ke-400 Red Bull adalah sesuatu yang istimewa," ujar Verstappen usai lomba.
"Kami tahu McLaren kuat, tapi hari ini semua bekerja sempurna sejak lap pertama," tutupnya.
Dengan hasil ini, Verstappen kembali mengukuhkan diri dalam persaingan gelar musim ini, sekaligus menunjukkan bahwa Red Bull belum kehabisan tenaga untuk terus mencetak rekor.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Grand Prix Miami: Pembalap McLaren Catatkan Sejarah Baru F1
Cadillac Perkenalkan Logo Tim yang akan Digunakan di Balap F1 Mulai 2026
Mantan Pembalap F1 dan Le Mans Joachen Mass Tutup Usia, Pernah Jadi Pembimbing Michael Schumacher
Persiapan Total Audi Terjun ke F1 Tahun 2026 Lakukan Restrukturisasi Tim Balap
Balap F1 Mendarat di Benua Eropa, Sirkuit Imola Jadi Laga Pembuka