SportlinkNews - Kabar duka bagi dunia balap internasional. Mantan pembalap F1 dan Le Mans Jochen Mass meninggal dunia di usia 78 tahun
Jochen Mass berasal dari Bavaria di Jerman. Memulai langkah kecilnya di dunia otomotif setelah beralih dari bekerja di kapal menjadi pekerja magang di dealer Alfa Romeo.
Joachen Mass memiliki bakat di dunia balap. Dan, beruntung, sang pemilik dealer sangan mendukung bakatnya tersebut.
Baca Juga: Cadillac Perkenalkan Logo Tim yang akan Digunakan di Balap F1 Mulai 2026
Joachen Mass pun kemudian mendapat kesempatan untuk membalap di F1. Mass berkompetisi untuk sejumlah tim antara tahun 1973 dan 1982 termasuk Team Surtees dan March Grand Prix.
Satu-satunya kemenangan balapannya diraih bersama McLaren di Grand Prix Spanyol 1975 – kemenangan ini dibayangi oleh kecelakaan fatal tragis yang menewaskan empat orang, yang menyebabkan balapan ditangguhkan.
Mass meraih tujuh podium lebih lanjut selama waktunya bersama McLaren, tetapi banyak prestasinya diraih saat ia meninggalkan F1 dan pindah ke balap mobil sport Eropa.
Karier balap Joachen Mass yang luas membuatnya meraih kemenangan untuk Sauber dalam ajang 24 Hours of Le Mans tahun 1989 bersama Manuel Reuter dan Stanley Dickens.
Untuk selajutnya Mass akhirnya mengklaim 32 kemenangan kejuaraan dunia yang luar biasa dalam ajang balap mobil sport.
Joachen Mass pensiun dari dunia balap pada tahun 1990, pembalap Jerman itu kemudian menjadi komentator F1 dan bekerja sama erat dengan Sauber dan Mercedes-Benz.
Baca Juga: LIB Resmi Tetapkan Persib Juara Liga 1 2024/2025 pada Rabu
Selama beberapa tahun, Joachen Mass memainkan peran penting dalam membimbing para pembalap muda Sauber yang meliputi Michael Schumacher dan Heinz-Harald Frentzen.
“Saya sangat sedih mendengar berita bahwa teman saya Jochen Mass telah meninggal dunia," kata Presiden dan CEO F1 Stefano Domenicali.