SportlinkNews - Tim Formula 1 Cadillac resmi menjadi tim ke-11 yang akan turun laga meramaikan arena balap F1 pada musim 2026.
Tim ini juga telah mengungkapkan rencananya untuk menggunakan skuad rival guna membantu penyelesaian program Testing of Previous Cars (TPC) menjelang debutnya pada 2026.
Cadillac mengumumkan susunan pembalap 2026 yang terdiri dari Valtteri Bottas dan Sergio Perez, serta kepala tim Graeme Lowdon untuk mengungkapkan rencana TPC Cadillac untuk tahun ini.
Baca Juga: Adidas Rilis Bola Resmi Liga Champions, Terinspirasi dari Langit Malam dan Angkasa Luar
Program TPC memungkinkan tim untuk menyelesaikan uji coba hingga 20 hari dengan mesin yang berusia minimal dua tahun, sebuah persyaratan yang tidak dapat dipenuhi Cadillac sendiri sebagai skuat baru.
Meskipun ia tidak merinci tim rival mana yang akan digunakan, namun Ferrari adalah solusi yang paling mungkin terpilih.
Itu karena merek Italia tersebut akan menjadi tenaga penggerak mobil Cadillac hingga menggunakan mesin F1-nya sendiri mulai tahun 2029.
Baca Juga: Pertandingan Timnas Indonesia Vs Kuwait Batal, Ini Cara Refund Tiket
“Kami juga akan memperkenalkan pengujian mobil tahun ini,” kata Lowdon, yang sebelumnya menjabat CEO tim F1 Virgin/Marussia yang sekarang sudah bubar.
“Tentu saja, kami harus bekerja sama dengan pihak lain untuk dapat melakukan itu, tetapi itu sepenuhnya diperbolehkan oleh peraturan."
“Kami hanya punya rencana untuk terus membangun sehingga ketika kami tiba di Melbourne, kami langsung siap," katanya.
Baca Juga: Wilujeng Sumping Thom Haye! Persib Sambut Sang Profesor
“Para pembalap sendiri memainkan peran yang sangat penting di dalamnya. Satu hal yang bisa saya katakan, ada antusiasme yang sangat besar untuk memulai.”
Meskipun rencana TPC Cadillac belum final, Lowdon mengatakan masih ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan debutnya di Grand Prix Australia pada 6-8 Maret.