SportlinkNews - Meski berhasil naik podium kedua di balap F1 GP Belanda, pembalap Red Bull Max Verstappen mengakui kelemahan kendaraannya sangat terlihat jelas di Zandvoort.
Verstappen melanjutkan tren finisnya di dua posisi teratas pada balapan kandangnya setelah masalah yang dialami Lando Norris yang membuat pembalap Belanda itu naik ke podium kedua.
Meskipun puas dengan hasilnya, Verstappen menyadari bahwa balapan kali ini menunjukkan beberapa kelemahan pada mobil RB21 yang dikendarainya.
Baca Juga: Debut Gol Savio Sheva Rontokkan Dominasi Malut United FC sebagai Jago Kandang
"Kami menerimanya," kata Verstappen usai balapan. "Kualifikasi hari Sabtu berjalan baik. Saya berharap bisa sedikit lebih baik dalam balapan, tetapi saya segera menyadari bahwa kecepatannya tidak sesuai harapan."
"Rasanya selalu seperti dalam balapan, kami kesulitan lebih dari satu putaran, hanya karena perilaku ban terhadap mobil, dan itu sangat jelas terlihat lagi."
"Saya hanya mencoba mengatur kecepatan, tetapi itu pada dasarnya berarti balapan lebih seperti pertarungan dengan mobil-mobil di belakang saya daripada dengan apa pun yang terjadi di depan saya," jelas Verstappen.
Baca Juga: Persija Tampil Apik Sejak Dimulainya Super League Tapi Mauricio Souza Masih Belum Puas
Verstappen mengawali balapan dengan kuat, melaju berdampingan dengan Norris di dua tikungan pertama, sebelum berhasil bangkit dari slipstream di Tikungan 3 untuk merebut posisi.
"Selalu ada banyak pasir di tikungan itu dari tengah trek hingga tepi lintasan, tetapi dengan kompon yang lebih lunak, saya bisa melaju lebih cepat,” katanya.
“Lalu saya sedikit miring menuju Tikungan 3, tetapi semuanya baik-baik saja,” ujar Max.
Ditanya seberapa yakinnya ia bisa menjaga pembalap McLaren Norris di belakang, Verstappen menambahkan: “Tidak sama sekali, tapi saya masih ingin bersenang-senang di luar sana."
“Ketika saya unggul, saya hanya mengikuti kecepatan saya, dan itu berarti pada satu titik, Lando kembali unggul," jelasnya.