SportlinkNews - Sebuah peristiwa memalukan terjadi di tengah keseruan Grand Prix Inggris yang digelar di Silverstone, akhir pekan lalu.
Mantan mekanik Formula 1 Red Bull, Calum Nicholas, mengungkapkan bahwa helm replika dicuri dari van STEMx Red Bull setelah Grand Prix Inggris.
Nicholas secara terbuka mengecam para pencuri yang melakukan perbuatan memalukan itu.
Baca Juga: Eks Kapten Timnas Bosnia U-21 Kerim Memija Jadi Amunisi Baru Lini Belakang Persija
Pencurian itu terjadi setelah Grand Prix Inggris yang dramatis, di mana Charles Leclerc meraih kemenangan di depan George Russell dari Mercedes di posisi kedua dan rekan setimnya di Ferrari, Lewis Hamilton, di posisi ketiga.
Red Bull STEMx berinisiatif mengoperasikan ruang kelas bergerak khusus yang berkeliling ke sekolah-sekolah di seluruh Inggris Raya.
Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan anak-anak dari latar belakang kurang mampu pada bidang teknik, fisika, matematika, dan mekanika yang terlibat dalam Formula 1. Helm replika yang dicuri dibuat khusus untuk tujuan ini.
Baca Juga: Toyota Siapkan Mobil Bertenaga Hidrogen untuk Reli Dakar 2027
Melalui media sosial pada hari Senin (6/7/2026), Nicholas menyampaikan pesan langsung kepada para pencuri.
"Jadi, Silverstone… Kepada para pencuri yang memutuskan untuk mencuri helm dari van Red Bull STEMx, ketahuilah bahwa kalian telah merampas kesempatan anak-anak untuk bersekolah di sekolah-sekolah yang akan dikunjungi musim panas ini, karena helm tersebut tidak dapat diganti tepat waktu," tulisnya.
"Perlu juga dicatat bahwa seluruh kejadian terekam CCTV, jadi waktu terus berjalan, mungkin sebaiknya helm tersebut dikembalikan."
Baca Juga: Manchester United Mengungkap Lokasi Stadion Baru Berkapasitas 100 Ribu Tempat Duduk
Nicholas juga mengkonfirmasi bahwa insiden tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwenang setempat dan rekaman CCTV telah diserahkan.
Red Bull bekerja sama dengan Milton Keynes College Group untuk menciptakan inisiatif ini pada tahun 2024 sebagai bagian dari strategi Drive for Change tim.