f1

Cadillac Merekrut Kepala Tim F1 Baru Gantikan Graeme Lowdon

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:04 WIB
Marcin Budkowski kepala tim Cadillac F1 yang baru. (Cadillac)

SportlinkNews - Tim Formula 1 Cadillac telah merekrut kepala tim baru dengan menunjuk Marcin Budkowski untuk menggantikan Graeme Lowdon.

Marcin Budkowski yang saat ini berusia 49 tahun, telah memegang berbagai peran dalam kejuaraan dunia ini selama 25 tahun terakhir.

Ia pernah bekerja sebagai ahli aerodinamika di Prost, Ferrari, dan McLaren sebelum memimpin departemen teknis F1 di FIA. Setelah masa kerjanya di FIA, Budkowski bergabung dengan tim Renault sebagai direktur eksekutif.

Baca Juga: War Tiket Merdeka Run 2026, Ludes Hanya dalam Dua Jam!

Ia berbagi tugas sebagai kepala tim dalam struktur kepemimpinan ganda bersama Davide Brivio pada musim 2021 sebelum meninggalkan tim tersebut, dan sejak saat itu aktif dalam bidang konsultasi serta menjadi komentator (pundit).

"Tim Formula 1 Cadillac memiliki fondasi dan ambisi yang luar biasa," ujar Budkowski.

"Ini adalah fase yang penuh peluang besar bagi tim, fase yang akan ditentukan oleh tujuan yang jelas: memaksimalkan pengembangan mobil dalam batasan anggaran (cost cap) dan mengarahkan setiap fungsi tim untuk bersaing."

Baca Juga: Arne Slot Masih Enggan Melatih Timnas Belanda, Fokus Melatih Klub

"Hal ini berarti membangun organisasi elite dengan mentalitas juara—yang memiliki semangat tinggi, pantang menyerah saat menghadapi hambatan, sangat memperhatikan detail dan proses, serta mampu mengeksekusi rencana dengan presisi pada hari balapan," jelasnya.

"Fokus saya adalah menyelaraskan sumber daya manusia, perangkat kerja, dan arus informasi agar keputusan yang tepat dapat diambil dengan cepat, serta performa mobil terus meningkat setiap kali kami berlaga."

"Merupakan suatu kehormatan untuk memimpin upaya operasional lintasan Tim Formula 1 Cadillac, yang akan dimulai di Zandvoort akhir pekan depan," ujar Budkowski.

Baca Juga: Santiago Gimenez Siap Pindah ke Porto Tapi AC Milan Belum Sepakat

Sejauh ini Cadillac memang masih harus berjuang keras memperbaiki nasibnya di balap F1. Misi pria asal Polandia yang menempuh pendidikan di Prancis ini adalah memperbaiki nasib tim yang saat ini berada di posisi buncit.

Cadillac saat ini menempati posisi terakhir dalam klasemen konstruktor dan masih menantikan perolehan poin pertama mereka di kejuaraan dunia.

Halaman:

Tags

Terkini