SportlinkNews - Produsen perlengkapan olahraga Adidas menghadapi kendala logistik unik menyusul lonjakan permintaan jersei tim nasional Jerman setelah laga pembuka Piala Dunia 2026. Perusahaan mengumumkan bahwa mereka kehabisan stok untuk material huruf V.
Kelangkaan tersebut berdampak langsung pada proses produksi kostum tiga pilar penting milik skuad besutan Julian Nagelsmann. Para suporter yang telah memesan jersei atas nama Kai Havertz, Deniz Undav, dan gelandang muda Aleksandar Pavlovic dipastikan harus menunggu lebih lama.
“Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) dan partnernya 11teamsports juga bertanggung jawab atas nama di kaus pemain,” demikian pernyataan resmi Adidas seperti dikutip kantor berita olahraga SID.
Baca Juga: Persita Sapu Bersih Tim, 13 Pemainnya Dilepas Usai Selesai Masa Kontrak
“Karena tingginya permintaan nama Undav, Havertz, dan Pavlovic, kami sementara ini kehabisan stok huruf V. Kami akan secepat mungkin mengatasinya dan jersei dengan nama pemain berhuruf V bakal segera ada lagi di toko daring.”
Ledakan pesanan dari para pendukung setia Jerman dipicu oleh performa impresif timnas mereka pada pertandingan perdana Grup E. Skuad Der Panzer sukses mencatatkan start fantastis dengan melibas tim debutan Curacao lewat kemenangan telak 7-1 pada Minggu (14/6/2026).
Hasil mencolok tersebut langsung menuai apresiasi tinggi karena berbanding terbalik dengan hasil yang didapatkan tim unggulan lain. Sehari berselang tim favorit juara Spanyol justru ditahan imbang tanpa gol Tanjung Verde.
Baca Juga: Keluar dari Zona Nyaman, Reza Arya Sambut Tantangan Baru di Persebaya
Fenomena kesulitan membobol tim nonunggulan itu menyadarkan publik bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 tidak dapat dipandang sebelah mata. Kondisi tersebut membuat euforia kemenangan besar Jerman bernilai sangat tinggi bagi para penggemar hingga memburu jersei pencetak gol.
Turnamen edisi kali ini juga menjadi momen perpisahan yang emosional antara Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) dengan perusahaan apparel lokal legendaris tersebut. Kerja sama bersejarah ini dipastikan berakhir menyusul keputusan kontroversial federasi yang menunjuk Nike sebagai penyuplai baru mulai 2027.
Untuk rancangan terakhirnya Adidas meluncurkan desain seragam kandang putih klasik dengan corak kombinasi warna bendera negara yang menyerupai pola huruf V. Desain retro tersebut sengaja dibuat untuk membangkitkan memori kejayaan skuad Jerman saat merengkuh trofi Piala Dunia 1990 di Italia.
Baca Juga: Saddil Ramdani Bicara Soal Peluang Persib di Ajang ASEAN Club Championship 2026/27
Kendati versi klasik diminati, data penjualan menunjukkan jersei tandang berwarna turquoise justru menjadi produk yang paling diburu saat ini. Seragam kedua dengan warna unik tersebut memecahkan rekor sebagai kostum tim nasional yang paling laris di pasaran.
Tingginya minat pasar mengingatkan publik pada popularitas seragam tandang bernuansa merah muda yang dikenakan Jerman saat Euro 2024. Bedanya beban logistik saat itu lebih ringan karena Pavlovic belum masuk ke dalam komposisi skuad final dua tahun lalu.
Artikel Terkait
Preview Ceko vs Afrika Selatan: Duel Sengit akan Terjadi di Lini Tengah
Punya Statistik di Bawah Kane dan Mbappe, Haaland Enggan Disebut Striker Terbaik Dunia
Ogah Ladeni Kritik Publik, Kylian Mbappe Ingin Bawa Prancis Juara Piala Dunia 2026
Preview Meksiko vs Korea Selatan: El Tricolor Bakal Kesulitan Menghadapi Taeguk Warriors