SportlinkNews - Striker Erling Haaland baru-baru ini muncul setelah kemenangan Manchester City 2-1 atas Arsenal, dengan tinggi 1,94 meter dan fisik yang kekar.
Momen ini langsung viral di komunitas sepak bola global. Di balik fisik yang mengesankan ini terdapat program latihan yang ketat oleh Haaland.
Aspek yang paling mencolok dari gaya hidup Haaland adalah diet primitifnya.
Sementara banyak pemain memilih makanan vegetarian atau makanan olahan tinggi, Haaland kembali ke akarnya dengan diet hingga 6.000 kalori sehari.
Dia mengejutkan banyak orang dengan mengungkapkan preferensinya untuk jantung dan hati sapi – bagian yang sering diabaikan tetapi sangat kaya akan zat besi dan vitamin B.
Haaland percaya bahwa mengonsumsi makanan segar yang bersumber dari lokal dan membatasi makanan olahan adalah "kunci" untuk mempertahankan kekuatan eksplosif.
Baca Juga: Real Madrid 2-1 Alaves: Kylian Mbappe dan Vinicius Pangkas Jarak dengan Barcelona
Ia bahkan sampai memasang sistem penyaringan air sendiri dan memesan campuran kangkung dan bayam berbahan dasar susu untuk pemulihan instan.
Ilmu tidur dan kegelapan
Jika nutrisi adalah bahan bakar, maka tidur adalah ilmu yang perlu dioptimalkan bagi Haaland. Striker Manchester City ini memahami bahwa pemulihan paling efektif ketika tubuh berada dalam keadaan tidur nyenyak.
Untuk mencapai hal ini, ia mengikuti rutinitas ketat dengan mengenakan kacamata penyaring cahaya biru selama beberapa jam sebelum tidur untuk melindungi hormon melatonin alaminya.
Baca Juga: Pacar Erling Haaland Marah Pulang dengan Penuh Luka Goresan
Tidak seperti bintang muda yang sering menghabiskan malam larut di media sosial atau video game, Haaland biasanya tidur pukul 10 malam dan menggunakan cincin pintar Oura miliknya untuk memantau setiap indikator biologis, dari detak jantung hingga suhu tubuh, sepanjang malam.
Teknologi pemulihan dan fleksibilitas Yoga.
Kekuatan Haaland tidak hanya berasal dari mengangkat beban di gym, tetapi juga dari kemampuannya untuk mendengarkan tubuhnya.