SportlinkNews - Paris Saint-Germain menunjukkan superioritasnya di panggung global setelah mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 dengan status juara Grup B.
Kemenangan atas Seattle Sounders di Lumen Field bukan hanya mempertegas dominasi PSG, tetapi juga membuka peluang besar mereka menorehkan sejarah baru, memburu tiga trofi internasional hanya dalam enam minggu.
Sebelumnya mereka memenangi Ligue 1 2024/25, liga domestik Prancis, memperpanjang dominasi mereka di Ligue 1 dan UEFA Champions League 2024/2025.
Baca Juga: Digadang Bakal Perkuat Timnas Malaysia, Ini Reaksi Gelandang Bilbao Mikel Jauregizar
Klub asal Paris ini tampil meyakinkan dengan kemenangan yang dikemas lewat gol keberuntungan Khvicha Kvaratskhelia dan serangan cepat di babak kedua yang dimaksimalkan dengan baik.
Meski gol pertama tercipta lewat defleksi tak disengaja dari tendangan Vitinha, tetapi penguasaan permainan sepenuhnya berada di tangan PSG, yang mencatat 73 perse penguasaan bola dan lebih dari 1.500 operan sepanjang fase grup.
Kini mereka menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar Piala Dunia Antarklub, dan gelandang Vitinha juga mengincar prestasi pribadi yakni merebut treble internasional usai menjuarai Nations League bersama Portugal.
Baca Juga: Khusus Wanita Jangan Asal Olahraga, Ini Pentingnya Pakai Sports Bra
"Vitinha benar-benar menjadi motor penggerak kami. Ia mendikte tempo permainan dan menghubungkan lini ke lini dengan presisi," puji pelatih Luis Enrique dalam konferensi pers usai laga.
Di sisi lain, meski tersingkir, laga ini menghadirkan momen emosional bagi publik Seattle.
Jordan Morris kembali ke lapangan setelah absen panjang sejak April, dan mendapat sambutan hangat dari para penggemar lokal yang tumbuh bersamanya di kawasan itu.
Baca Juga: Satria Muda Jakarta Tatap Playoff IBL 2025 dengan Kepercayaan Tinggi, Optimis Sapu Bersih Prawira
Seattle sempat memberikan ancaman di menit akhir lewat Cristian Roldan, namun upayanya belum mampu menembus gawang Donnarumma.
Sementara Nouhou Tolo layak mendapat kredit berkat penyelamatan gemilangnya di menit ke-85 yang mencegah gol ketiga PSG.
Sementara PSG menanti lawan mereka di babak gugur, yang kemungkinan besar antara Palmeiras atau Inter Miami. Perhatian publik pun tertuju pada potensi pertemuan mereka dengan Lionel Messi.
Baca Juga: Musim Emas Shai Gilgeous-Alexander: MVP Final, Juara NBA, dan Top Skorer Liga
Inter Miami, yang saat ini bersaing ketat di klasemen Grup A, bisa saja bertemu PSG lebih cepat dari yang dibayangkan.
Di grup yang sama, Botafogo juga lolos meski kalah dari Atletico Madrid. Bek andalan mereka, Igor Jesus, menanggapi positif kemajuan tim.
"Banyak orang yang meragukan apakah kami akan lolos. Kami membuktikan bahwa skuad kami memiliki kualitas," kata Igor Jesus.
Baca Juga: Menpora Apresiasi Perkembangan Atlet Anggar Indonesia di Kejuaraan Asia 2025
"Kepercayaan diri saya tumbuh setelah pertandingan melawan PSG, kami tahu kami bisa lolos. Sekarang kami harus terus bekerja untuk memperbaiki kesalahan yang kami buat dalam pertandingan ini agar tidak terulang di pertandingan berikutnya," tambahnya.
PSG dijadwalkan melanjutkan perjuangan di babak 16 besar pada Minggu, 29 Juni mendatang, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta.
Sedangkan Botafogo akan bertandang ke Philadelphia pada tanggal 28 Juni untuk menjalani pertandingan babak 16 besar, di mana mereka akan bertemu dengan juara Grup A.
Artikel Terkait
Hasil Piala Dunia Antarklub: Sepuluh Pemain Real Madrid Menghukum Pachuca
Hasil Piala Dunia Antarklub, Juventus 4-1 Wydad: Yildiz Bersinar Membawa Si Nyonya Tua Melaju ke Babak Gugur
Inter Mendapat Dorongan Ganda Jelang Melawan River Plate di Piala Dunia Antarklub
Hasil Grup B Piala Dunia Antarklub: PSG Lolos ke 16 Besar, ATM Tersendat
Dikadali Wasit, Bintang Atletico Marah Setelah Tersingkir dari Piala Dunia Antarklub