SportlinkNews - Mantan bintang Liverpool, Philippe Coutinho mengejutkan Vasco da Gama setelah meminta kontraknya dihentikan lebih awal. Keputusan ini muncul di tengah masa sulit dirinya, yang kini berusia 33 tahun.
Coutinho dilaporkan telah memberi tahu pelatih Fernando Diniz bahwa ingin pergi dari klub. Meski kontraknya masih berlaku hingga Juni, sumber menyebut keputusan eks Barcelona tersebut tidak dapat dibatalkan.
Performa Coutinho di Vasco da Gama belakangan ini kurang memuaskan dan sempat mendapat cemoohan dari para penggemarnya. Kembalinya Coutinho ke Brasil mengikuti perjalanan karier yang sempat naik turun sejak meninggalkan Liverpool pada 2018 dengan biaya transfer sekitar 193 juta dolar AS sekitar Rp3,03 triliun ke Barcelona.
Baca Juga: FIBA Umumkan Peserta BCL Asia 2026, Dewa United Wakili Indonesia
Sebelum pindah ke Spanyol, mantan pelatihnya di Liverpool, Jurgen Klopp, pernah menasihatinya: “Tetap di sini dan mereka akan membangun patung untukmu. Pergi ke Barcelona, Bayern Munchen, atau Real Madrid, kamu hanya akan menjadi pemain biasa. Di sini kamu bisa menjadi sesuatu yang lebih,” ungkap Klopp kala itu.
Namun kenyataannya, karier Coutinho menurun. Impiannya ke Barcelona berubah menjadi mimpi buruk, dan periode singkat di Bayern Munchen gagal mengembalikan performa terbaiknya. Setelah itu, ia sempat bermain di Aston Villa, dipinang oleh mantan rekan setimnya di Liverpool, Steven Gerrard, sebelum akhirnya menghabiskan waktu di Qatar dan kembali ke Brasil.
Coutinho mengaku perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Ia juga tak pernah membayangkan bisa sampai berada seperti saat ini yang sangat jauh dari harapan.
“Segalanya tidak berjalan seperti yang saya bayangkan dan seperti yang orang harapkan. Saya selalu menuntut diri sendiri di lapangan; saya bilang pada diri saya sendiri bahwa saya harus memberi lebih banyak," ujar Coutinho.
“Tapi saya sudah mencoba segalanya. Saya selalu sangat profesional dan tidak menyesal apa pun. Bermain untuk Barca selalu menjadi impian saya, dan saya pergi ke sana, menikmatinya, bertemu banyak orang, memenangkan gelar, dan itu akan selalu menjadi bagian dari kisah hidup saya."
“Saya tidak akan mengubah apa pun. Kembali itu mustahil, tapi saya tidak menyesal apa pun. Saya selalu memberikan yang terbaik di latihan, seperti yang saya lakukan di sini, seperti tahun lalu, dan akan saya lakukan tahun depan. Jika semuanya berjalan baik, bagus; jika tidak, sabar saja.”
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Van Dijk Desak Liverpool Amankan Kontrak Ibrahima Konate
Liverpool Sapu Bersih Brighton di Laga FA Cup, Aksi Dominik Szoboszlai Tuai Pujian
Liverpool Dapat Angin Segar, Alexander Isak Berpeluang Main Maret
Van Dijk Dorong Salah Tidak Tinggalkan Liverpool
Tolak Chelsea, Yan Diomande Kini Diburu Arsenal hingga Liverpool dengan Harga Rp1,9 Triliun