SportlinkNews - Pemain sayap andalan tim nasional Brasil, Raphinha, melemparkan peringatan terbuka mengenai titik lemah timnya menjelang Piala Dunia 2026. Ia mendesak jajaran tim untuk segera membenahi koordinasi di lini pertahanan demi menghindari kegagalan dalam ajang tersebut.
Kekhawatiran ini muncul di tengah sorotan publik terhadap performa compang-camping lini belakang Selecao dalam beberapa laga terakhir. Raphinha menilai ketajaman lini serang yang luar biasa tidak akan berarti banyak jika gawang mereka sendiri masih sangat mudah dibobol lawan.
Brasil akan memulai petualangan Piala Dunia 2026 menempati Grup C. Tim Samba dijadwalkan bakal melakoni bentrokan sengit melawan Haiti, Maroko, dan Skotlandia.
Baca Juga: Ditaksir Barcelona dan Chelsea, Juventus Pasang Harga untuk Tebus Andrea Cambiaso
Piala Dunia 2026 sekaligus menjadi ujian pembuktian terjauh bagi kapabilitas arsitek kawakan asal Italia, Carlo Ancelotti. Mantan pelatih Real Madrid tersebut dituntut mampu meramu strategi jitu guna mengembalikan kejayaan dari raksasa sepak bola Amerika Latin ini.
Catatan statistik menunjukkan performa Brasil sebenarnya masih belum sepenuhnya stabil dalam 11 pertandingan yang sudah dijalani. Sepanjang periode tersebut, Neymar dan kawan-kawan mengemas enam kemenangan, dua hasil imbang, dan harus menelan tiga kali kekalahan.
Secara produktivitas, lini depan Brasil memang tampil sangat mengerikan dengan keberhasilan menggelontorkan total 24 gol ke gawang musuh. Namun, pertahanan mereka justru mendapat rapor merah karena kebobolan sebanyak 10 kali.
Baca Juga: Catat Nih, Nomor Punggung Para Pemain Barcelona di Piala Dunia FIFA 2026
"Kami tahu, kami kuat dalam urusan menyerang lawan. Tapi soal pertahanan, jika kami bisa bertahan bersama-sama maka itu akan membuat lawan frustrasi," kata Raphinha dilansir dari SporTV.
Kendati menyimpan kecemasan di sektor belakang, Raphinha tetap optimistis melihat atmosfer positif di dalam internal Brasil saat ini. Menurutnya, skuad Selecao secara keseluruhan berada dalam kondisi fisik dan mental yang sangat bagus untuk menyambut Piala Dunia 2026.
"Kami harus lebih memahami permainan dan cepat mengontrolnya. Kami memiliki momen-momen dalam pertandingan di mana kami bisa mengontrolnya dengan lebih baik dan momen-momen lain di mana kami bisa mempercepat tempo permainan, itu akan jadi detail pembeda," ungkapnya.
Baca Juga: Coret Tiga Nama Besar, Keputusan Tuchel Pilih Skuad Inggris Dikritik Kyle Walker
Lebih lanjut, Raphinha juga menggarisbawahi pentingnya keharmonisan di dalam komposisi skuad asuhan Carlo Ancelotti saat ini. Kombinasi elemen yang ada di dalam tim dinilai sudah sangat ideal untuk menciptakan kedalaman skuad yang menakutkan.
"Tim kami campuran para pemain muda dan pemain-pemain senior. Kami harus bersatu, serta harus hindari kesalahan kecil karena bisa saja itu menentukan segalanya," tutur pemain Barcelona tersebut.
Artikel Terkait
Grup J Piala Dunia 2026: Argentina Bidik Sejarah, Misi Pertahankan Gelar di Piala Dunia 2026
Manchester United Utus 13 Pemainnya ke Piala Dunia FIFA 2026 Ini Nomor Punggungnya
Grup E Piala Dunia 2026: Ekuador, Skuad Muda Kolektif yang Siap Meledak
Catat Nih, Nomor Punggung Para Pemain Barcelona di Piala Dunia FIFA 2026