Didier Deschamps Tantang Michael Olise Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 9 Juni 2026 | 18:48 WIB
Pelatih Prancis Didier Deschamps waspadai lini tengah Spanyol (UEFA)
Pelatih Prancis Didier Deschamps waspadai lini tengah Spanyol (UEFA)

SportlinkNews - Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, menantang penyerang sayap Michael Olise untuk membuktikan kapasitas terbaiknya di panggung Piala Dunia 2026. Ultimatum tersebut dilontarkannya setelah melihat performa impresif anak asuhnya tersebut.

Sinyal pembuktian itu langsung dijawab tuntas oleh Olise lewat kontribusinya dalam laga uji coba pemungkas kontra Irlandia Utara. Pemain lincah milik Bayern Munchen itu sukses memborong tiga gol sekaligus untuk membawa Prancis menang meyakinkan dengan skor akhir 3-1.

Dalam pertandingan pemanasan tersebut, tim pelatih langsung menurunkan formula ofensif terbaiknya sejak menit awal. Olise bahu-membahu bersama bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, serta disokong oleh pergerakan dinamis Desire Doue dan Ousmane Dembele untuk menggempur pertahanan lawan.

Baca Juga: Tidak Hanya Bidik Juara Super League, Persija Juga Minta Shin Tae-yong Lakukan Hal Penting Lainnya

Kendati dihuni deretan penyerang papan atas Eropa, sorot lampu utama pada laga itu sepenuhnya menjadi milik Olise. Ia tampil paling menonjol dan menjadi pembeda lewat efektivitas penyelesaian akhir yang berujung pada torehan hat-trick.

“Kami akan membutuhkan Michel Olise di level itu. Michael menonjol karena musim yang telah dia jalani di Bayern dan bersama kami,” kata Deschamps dikutip ESPN.

“Dia telah mencapai beberapa hal yang sangat hebat, dia penuh percaya diri. Dia juga memiliki kemampuan untuk mengerahkan usaha, yang luar biasa,” Deschamps melanjutkan.

Baca Juga: Borneo FC Samarinda Ditinggal Banyak Pemainnya, Bagaimana Nasibnya Musim Depan?

Di sektor pertahanan, angin segar juga berembus bagi juara dunia dua kali tersebut seiring kembalinya William Saliba. Bek andalan Arsenal yang baru saja tampil di final Liga Champions itu membuktikan dirinya telah pulih total dari cedera yang sempat membekapnya.

Kehadiran Saliba di lapangan sekaligus memberikan gambaran jelas mengenai kerangka utama tim yang disiapkan Deschamps. Komposisi ini diprediksi kuat menjadi acuan formasi starter untuk laga perdana babak penyisihan grup melawan Senegal di New Jersey pada 16 Juni mendatang.

Namun, di balik kemenangan tersebut, sektor penyerangan Prancis masih menyisakan sejumlah catatan evaluasi yang cukup krusial. Alur serangan armada Les Bleus dinilai sering kali tampil kurang kompak dan kerap kehilangan momentum di area sepertiga akhir lapangan.

Baca Juga: Fabio Lefundes Resmi Tinggalkan Borneo FC Samarinda

Kondisi kurang optimal itu juga terlihat pada performa Mbappe, yang tampil kurang maksimal di sepanjang pertandingan. Padahal, eks Paris Saint-Germain tersebut hanya membutuhkan tambahan satu gol lagi demi menyamai rekor gol sepanjang masa milik Olivier Giroud.

Meskipun skema ofensif belum berjalan dengan sempurna, tekanan konstan tetap berhasil dilancarkan ke jantung pertahanan Irlandia Utara. Penetrasi intensif tersebut sukses memaksa barisan belakang lawan melakukan penyelamatan krusial dan sapuan bola yang kurang akurat secara berulang kali.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: ESPN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Piala Dunia 2018: VAR Tampil Perdana

Senin, 8 Juni 2026 | 13:13 WIB
X