SportlinkNews - Salah satu kasus penggelapan pajak yang menggemparkan dunia sepak bola adalah kisah yang melibatkan legenda Lionel Messi.
Jika berbicara tentang Messi, orang-orang sering kali teringat pada penampilan solo terbaiknya, tendangan melengkungnya yang tak terhentikan, atau gelar Piala Dunia 2022 yang gemilang.
Namun, hanya sedikit orang yang ingat bahwa El Pulga juga pernah kehabisan sihir, saat ia harus muncul di pengadilan atas tuduhan penggelapan pajak senilai lebih dari 4 juta euro atau sekitar Rp 66 miliar.
Baca Juga: Piala Dunia Antarklub: Gol Indah Tendangan Bebas Messi Membuatnya Meraih Ballon d'Or Ke-9
Skandal pajak yang menggemparkan: Dari legenda sepak bola hingga... pengadilan
Pada tahun 2013, media massa Spanyol heboh saat nama Lionel Messi muncul di surat kabar bukan karena ia mencetak gol, melainkan karena ia terlibat dalam kasus penggelapan pajak yang cukup besar.
Secara khusus, Messi dan ayahnya, Jorge Messi, dituduh menghindari pajak senilai 4,1 juta euro dari hak citra selama periode 2007-2009.
Insiden itu mengejutkan publik. Para penggemar tidak dapat mempercayainya: "Messi menghindari pajak? Tidak mungkin!".
Baca Juga: Pele Lebih Hebat dari Messi dan Neymar, Maradona: Itu Pernyataan Bodoh
Otoritas pajak Spanyol percaya bahwa Messi telah mendirikan sejumlah perusahaan "hantu" di Uruguay, Belize, Swiss, dan Inggris... untuk mendapatkan keuntungan dari hak citra penyerang Argentina itu dan dari sana ia tidak perlu membayar pajak ke Spanyol.
Di pengadilan, Messi mengakui bahwa ia menandatangani kontrak terkait hak citra tetapi El Pulga tidak tahu bahwa itu untuk menghindari pajak.
"Saya hanya tahu cara bermain sepak bola, saya tidak tahu apa-apa lagi..."
Baca Juga: Penampakan Seragam Aneh Real Madrid di Piala Dunia Antarklub
Di pengadilan pada tahun 2016, Messi bersikeras bahwa ia tidak bersalah: "Saya hanya fokus bermain sepak bola, semua masalah keuangan diurus oleh ayah saya dan pengacara saya."