internasional

Jamie Carragher Sebut Maroko Bakal Finis di Atas Brasil

Selasa, 14 April 2026 | 20:03 WIB
Selebrasi kemenangan Maroko atas Niger (FIFA)

SportlinkNews - Legenda sepak bola Inggris, Jamie Carragher, merilis analisis mendalam sekaligus prediksi kontroversial menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Mantan bek Liverpool tersebut meyakini peta kekuatan di fase grup akan menghadirkan kejutan besar yang melibatkan tim-tim raksasa dunia.

Fokus utama sorotan Carragher tertuju pada persaingan di Grup C yang mempertemukan Brasil, Maroko, Skotlandia, dan Haiti. Secara mengejutkan, ia menilai Maroko yang menyandang status juara Piala Afrika 2025 memiliki kapabilitas untuk mengangkangi posisi Brasil di klasemen akhir.

Dalam tinjauan taktisnya, Carragher menyebut kematangan skuad Maroko saat ini jauh melampaui ekspektasi banyak pengamat sepak bola internasional. Meski Brasil secara tradisional selalu diunggulkan, konsistensi wakil Afrika tersebut dianggap sebagai ancaman nyata bagi kebesaran tim Samba.

Baca Juga: Madura United FC Putus Tren Negatif Kalahkan Persik Kediri Pada Derby Jawa Timur

Berbicara melalui kolom khusus di media ternama The Telegraph, Carragher menggarisbawahi persaingan menuju posisi puncak grup akan berjalan sangat alot. Ia memproyeksikan terjadinya pergeseran hierarki yang mungkin akan mengejutkan para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

“Brasil adalah favorit untuk kembali naik podium setelah sekian lama, tetapi saya memperkirakan Maroko akan finis pertama, Brasil kedua, dan Skotlandia ketiga,” ujar Carragher.

Pencapaian Maroko sebagai semifinalis Piala Dunia 2022 disebut Carragher bukan sekadar kebetulan semata dalam dunia olahraga. Keberhasilan tersebut telah mengubah paradigma global terhadap kekuatan sepak bola Benua Hitam yang kini semakin kompetitif dan disiplin.

Baca Juga: Perkemi Kota Depok Unjuk Kekuatan dan Prestasi di Nomor Randori Kejurnas Shorinji Kempo

Carragher bahkan melangkah lebih jauh dengan memetakan jalur potensial yang akan dilalui oleh tim berjulukan Singa Atlas di babak gugur. Ia memproyeksikan Maroko akan mampu mengatasi perlawanan tim kuat Asia, Jepang, pada putaran 32 besar mendatang.

Analisis berlanjut ke babak 16 besar, di mana ia melihat Ekuador sebagai korban selanjutnya dari keganasan strategi Maroko. Konsistensi permainan dianggap akan menjadi modal utama bagi skuat asuhan Walid Regragui untuk terus melaju ke fase yang lebih krusial.

Namun, dongeng indah Maroko dalam prediksi Carragher diperkirakan akan menemui titik akhir ketika memasuki fase perempat final. Ia berpendapat bahwa ambisi besar timnas Inggris akan menjadi penghalang yang tidak bisa ditembus oleh kekuatan fisik para pemain Maroko.

Baca Juga: Atletico Madrid Vs Barcelona: Yamal Berharap Comeback Keajaiban Terulang

Selain membedah Maroko, Carragher juga menggambarkan dominasi kekuatan tradisional dari Benua Biru yang diprediksi akan menguasai partai-partai penentu. Empat slot semifinalis menurut versinya akan sepenuhnya menjadi panggung bagi negara-negara kuat asal Eropa.

Ia membayangkan duel klasik antara Prancis melawan Portugal serta pertemuan sengit antara Spanyol yang akan menjajal kekuatan Inggris. Jika skenario ini terwujud, maka dominasi Eropa di kancah sepak bola dunia akan semakin sulit untuk dipatahkan oleh benua lain.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB