SportlinkNews - Kabar mengejutkan datang dari pemusatan latihan hari pertama skuad Brasil jelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Neymar dilaporkan mangkir dari agenda tersebut sehingga menimbulkan spekulasi terkait kesiapannya untuk tampil dalam ajang bergengsi tersebut.
Para peman Brasl telah memulai pemusatan latihan di kompleks Granja Comary, Rio de Janeiro. Agenda yang berlangsung sejak Rabu (27/5) waktu setempat tersebut dihadiri oleh gelombang pertama para penggawa yang dipanggil.
Ketidakhadiran Neymar langsung dikonfirmasi melalui pemberitaan resmi media olahraga terkemuka, ESPN Brasil. Pihak Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), menyatakan eks Barcelona absen guna menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan.
Baca Juga: Arsenal Vs PSG: Duel Penuh Emosional Mikel Arteta, Menghadapi Seniornya dan Mantan Klub Terindahnya
Langkah preventif ini diambil tim medis untuk memetakan tingkat keparahan gangguan fisik yang diderita Neymar. Publik sepak bola global kini harus menunggu informasi selanjutnya untuk mengetahui hasil pemeriksaan tersebut.
Kekhawatiran publik cukup mendasar mengingat penyerang berumur 34 tahun itu baru saja mendapat hantaman pada persendian lututnya pekan lalu. Kendala kesehatan ini ironisnya muncul tepat setelah namanya masuk dalam daftar skuad Brasil menuju Piala Dunia 2026.
Keputusan tim pelatih untuk menyertakan Neymar sejatinya sempat memicu gelombang perdebatan. Riwayat kebugaran yang buruk serta rentetan problem anatomis dalam beberapa musim terakhir menjadi alasan utama keraguan publik.
Baca Juga: Bola Resmi Final Liga Champions Rancangan Adidas Jalan-jalan Keliling Budapest
Kendati demikian, performa impresif bersama Santos sepanjang kompetisi musim lalu berhasil melunakkan keraguan tim kepelathan. Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti tetap memercayai insting tajam serta mentalitas juara yang dimiliki Neymar.
Faktor jam terbang internasional yang tinggi dinilai menjadi elemen krusial yang sangat dibutuhkan oleh ruang ganti Selecao saat ini. Atas dasar itulah, tim pelatih merasa berjudi dengan kondisi fisiknya merupakan langkah yang sepadan demi target juara.
Reputasi mentereng sebagai raja gol sepanjang masa Brasil dengan koleksi 79 gol menjadi bukti sahih kapasitas Neymar. Walau, keunggulan statistik tersebut kini dibayangi oleh ketidakpastian ketahanan fisiknya di bawah intensitas turnamen yang tinggi.
Baca Juga: Mengenal Puskas Arena Tempat Terjadinya Duel Arsenal vs PSG di Final Liga Champions 2025/26
Ujian pertama bagi kekuatan mental skuad Brasil akan tersaji di babak penyisihan grup. Selecao menempati Grup C bersama Skotlandia, Haiti, dan Maroko.
Masyarakat Brasil kini sangat berharap Neymar mampu memulihkan diri tepat waktu sebelum peluit pertama Piala Dunia 2026 dibunyikan. Kepemimpinan figur senior di dalam lapangan dianggap sebagai kunci utama untuk mengakhiri dahaga trofi publik mereka.