internasional

Jadi Tim Senior di Grup A, Meksiko Bidik Final Piala Dunia 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:56 WIB
Meksiko gagal di fase grup Piala Dunia Qatar 2022. (FIFA)

Permainan mereka sering kali diwarnai oleh kreativitas serangan dari sisi sayap dan determinasi yang tajam.

Penguasaan Bola yang Mengalir: Meksiko cenderung membangun serangan dari bawah secara sistematis dan sabar, menghindari bola-bola panjang langsung ke depan.

Kecepatan dan Kelincahan Sayap: Meksiko secara historis sangat bergantung pada pemain sayap (winger) yang lincah, cepat, dan memiliki kemampuan individu (dribbling) yang sangat baik untuk membongkar pertahanan lawan.

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Ingin Naik Kelas, Hector Souto Bawa Garuda TC ke Spanyol

Sentuhan Seni (Matador Style): Bermain dengan mengedepankan visi, umpan-umpan pendek yang akurat, serta teknik individu yang tinggi. Pendekatan ini sering disebut sebagai gaya bermain yang menghibur dan mematikan.

Transisi Cepat: Di bawah tekanan, mereka mampu melakukan transisi bertahan ke menyerang dengan sangat cepat, mengeksploitasi ruang kosong yang ditinggalkan lawan.

Pemain Pilar

Baca Juga: Grup D Piala Dunia 2026: Turki Bertekad Merebut Kembali Kejayaan

Raul Jimenez menjadi salah satu andalan di barisan penyerang Tricolor. Pemain yang juga memperkuat klub Fulham ini telah mencetak 9 gol saat berseragam Fulham.

Jimenez memiliki keunggulan fisik, kemampuan mengolah bola, serta ketajamannya di depan gawang lawan menjadikannya tumpuan utama.

Ada juga Santiago Gimenez yang bermain di AC Milan. Gimenez menjadi striker modern dengan pergerakan tajam yang menjadi andalan masa depan Meksiko di lini depan.

Baca Juga: Spurs Hancurkan Thunder, Wembanyama Bawa Final Barat ke Gim Penentuan

Lalu ada penyerang sayap Julian Quinones yang juga bermain di klub Al Qadsiah. Dia memiliki kecepatan, kekuatan fisik, dan kemampuan menusuk dari koridor kiri untuk memecah kebuntuan.

Gelandang Edson Alvarez yang bermain di Fenerbahce bisa menjadi gelandang bertahan tangguh yang bertindak sebagai pemutus serangan pertama sebelum bola menyentuh area pertahanan.

Ada juga Erik Lira yang bergabung di klub Cruz Azul. Dia menjadi salah satu pemain paling berkembang di bawah taktik Aguirre.

Halaman:

Tags

Terkini

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB