internasional

Masuk Jajaran Favorit Juara, Spanyol Pilih Tetap Rendah Hati

Selasa, 9 Juni 2026 | 19:14 WIB
Penyerang Spanyol, Mikel Oyarzabal. (Getty Images)

SportlinkNews - Tim nasional Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan menyandang status mentereng sebagai jawara Euro 2024. Kehadiran skuad La Roja langsung memicu memori publik sepak bola dunia terhadap era keemasan mereka pada medio 2008 hingga 2012 silam.

Sejarah mencatat dominasi mutlak Spanyol kala itu bermula dari takhta Euro 2008 sebelum akhirnya sukses mengamankan gelar juara dunia pertama pada 2010. Meskipun komposisi pemain saat ini telah berubah total, kedalaman ikatan emosional antarpenggawa di dalam lapangan dinilai masih sama kuatnya.

Faktor keharmonisan internal tersebut salah satunya dipicu oleh kedekatan personal antara penyerang andalan, Mikel Oyarzabal, dengan pelatih Luis de la Fuente. Keduanya diketahui telah membangun komunikasi yang sangat solid sejak bekerja sama di level junior hingga tim senior saat ini.

Baca Juga: Tidak Hanya Bidik Juara Super League, Persija Juga Minta Shin Tae-yong Lakukan Hal Penting Lainnya

"Kami pertama kali bekerja sama di sebuah turnamen di Jepang," kata Oyarzabal dikutip dari laman resmi FIFA.

"Kami sudah saling mengenal selama bertahun-tahun dan telah berbagi banyak pengalaman dan momen bersama. Hal itu tentu saja memengaruhi interaksi kami sehari-hari dan hubungan kami dengan Luis," Oyarzabal melanjutkan.

Berbekal reputasi mumpuni tersebut, Spanyol kini ditempatkan di jajaran atas kandidat terkuat peraih trofi emas bersama sejumlah negara raksasa lainnya. Mereka diprediksi bersaing ketat dengan kekuatan utama dunia seperti Prancis, Portugal, hingga sang juara bertahan Argentina.

Baca Juga: Borneo FC Samarinda Ditinggal Banyak Pemainnya, Bagaimana Nasibnya Musim Depan?

Menyikapi besarnya ekspektasi publik global terhadap peluang juara timnya, Oyarzabal menegaskan bahwa seluruh elemen tim berada dalam kondisi mental yang sangat mantap. Namun, penyerang sayap Real Sociedad tersebut memastikan skuadnya tidak akan terjebak dalam keangkuhan selama turnamen berlangsung.

"Kami merasa percaya diri dan siap bertanding. Kami tidak berpikir kami lebih baik dari siapa pun," ujar striker Real Sociedad tersebut.

"Kami tetap rendah hati, tetapi kami percaya pada diri kami sendiri. Itu adalah sesuatu yang selalu ditekankan oleh pelatih, dan saya pikir itu sangat penting untuk keberhasilan kami di Euro dua tahun lalu," ia menambahkan.

Baca Juga: Fabio Lefundes Resmi Tinggalkan Borneo FC Samarinda

Oyarzabal menekankan pentingnya kesetaraan peran antara pilar inti dan deretan pemain di bangku cadangan. Semua elemen dalam tim wajib mengesampingkan ego sektoral demi memberikan kontribusi maksimal saat dipercaya turun ke lapangan hijau.

"Kami perlu percaya pada diri sendiri, mempercayai orang-orang di sekitar kami, dan ingat bahwa pemain inti maupun pemain pengganti akan memberikan segalanya untuk tim."

Halaman:

Tags

Terkini