internasional

Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026, Publik Somalia Sambuat Hangat Wasit Omar Artan

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:56 WIB
Wasit Somalia, Omar Artan. (Polymarket FC)

SportlinkNews - Otoritas imigrasi Amerika Serikat menolak masuknya wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, menjelang gelaran Piala Dunia 2026. Penolakan terhadap pengadil lapangan terbaik Afrika tahun lalu tersebut memicu sorotan tajam bagi FIFA selaku penyelenggara turnamen.

Langkah Artan untuk memimpin laga di turnamen sepak bola bergengsi tersebut terhenti di Bandara Internasional Miami. Setelah sempat ditahan oleh petugas setempat, ia dideportasi ke Turki sebelum akhirnya dipulangkan menuju Somalia.

Pemerintah Amerika Serikat berdalih Artan tidak memenuhi kriteria untuk melewati perbatasan negara mereka. Pihak berwenang mencurigai i memiliki keterkaitan dengan seseorang yang diduga terlibat dalam jaringan organisasi teroris.

Baca Juga: Mampu Bertahan di Super League, Persijap Jepara Pertahankan Mario Lemos untuk Musim 2026/27

Tuduhan serius dari badan imigrasi tersebut tidak disertai dengan penjelasan detail mengenai siapa individu yang dimaksud. Sementara itu, Artan secara tegas membantah tudingan dan menyatakan dokumen perjalanannya sepenuhnya legal.

Kendati batal menjalankan tugas profesionalnya di Piala Dunia 2026, Artan justru mendapatkan perlakuan istimewa di tanah kelahirannya. Setibanya di Bandara Internasional Aden Adde, sejumlah pejabat pemerintah dan masyarakat Somalia telah bersiap menyambut.

Keteguhan sikap ditunjukkan oleh wasit berusia 36 tahun tersebut saat memberikan pernyataan di Mogadishu. “Apa yang terjadi telah terjadi dan itu adalah takdir. Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan FIFA kepada saya,” kata Artan kepada Reuters.

Baca Juga: FIFA Memicu Kontroversi dengan Taktik Baru untuk Mengeruk Uang dari Penonton Piala Dunia 2026

Gelombang simpati publik tidak berhenti di area bandara saja melainkan meluas hingga ke pusat kota. Ribuan warga lokal memadati sebuah stadion di ibu kota Somalia demi memberikan penghormatan khusus kepada Artan.

Massa yang hadir tampak mengibarkan bendera nasional Somalia di sepanjang area tribune stadion tersebut. Mereka juga membawa foto wajah Artan sebagai simbol perlawanan dan solidaritas atas insiden di Miami.

Perdana Menteri Somalia, Hamza Abdi Barre, turut mengapresiasi integritas serta pencapaian karier yang telah ditunjukkan oleh warganya. Ia menyebut Artan tetap berhasil mengharumkan nama Somalia dan telah memenangkan hati jutaan masyarakat meski gagal tampil di panggung sepak bola dunia.

Baca Juga: 17 Pemain Manchester City akan Berjibaku di Piala Dunia FIFA 2026 di Benua Amerika

Di tempat terpisah, Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya buka suara mengenai polemik keimigrasian yang menimpa salah satu wasit terbaiknya. Ia menyebut kasus yang dialami Artan sebagai sesuatu yang sangat disayangkan.

"Kami selalu berusaha mencari solusi, tetapi kami tidak bisa mengendalikan semuanya. FIFA adalah organisasi olahraga dan tidak bisa memerintah pemerintah maupun kepolisian suatu negara,” ucap Infantino.

Halaman:

Tags

Terkini

8 Pemain Terlupakan tapi Masuk Ke Piala Dunia

Kamis, 11 Juni 2026 | 12:05 WIB

Momen Messi Kaget Ditegur Putra Legenda Islandia

Kamis, 11 Juni 2026 | 10:05 WIB