SportlinkNews - Stadion Estadio Akron di Zapopan bersiap menjadi saksi bisu bentrok penyisihan Grup A Piala Dunia 2026 antara Korea Selatan melawan Ceko. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, jam 09.00 WIB.
Persaingan sengit langsung tersaji di grup ini karena kedua tim harus bersaing dengan Meksiko dan Afrika Selatan demi mengamankan tiket fase gugur. Kemenangan pada laga pembuka dipastikan menjadi modal yang sangat berharga bagi kedua tim untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Secara teknis, kekuatan kedua negara dinilai sangat berimbang karena memiliki karakter permainan yang bertolak belakang namun sama-sama mematikan. Korea Selatan diprediksi mengandalkan kecepatan serta kreativitas lini depan mereka, sementara Ceko dikenal memiliki organisasi permainan yang solid dengan keunggulan fisik khas Eropa.
Baca Juga: Igor Tolic Sambut Positif Laga Persib di ASEAN Club Championship 2026/27
Pasukan Hong Myung-bo menatap turnamen akbar ini dengan modal yang terhitung fluktuatif setelah sempat babak belur pada laga uji coba. Taegeuk Warriors tercatat menelan kekalahan telak 0-0 melawan Pantai Gading dan takluk 0-1 dari Austria pada jeda internasional Maret lalu.
Beruntung, performa tim asal Negeri Ginseng tersebut segera bangkit dan menunjukkan grafik peningkatan signifikan menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Korea Selatan sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Trinidad dan Tobago, kemudian melanjutkan tren positif dengan menundukkan El Salvador lewat skor tipis 1-0.
Kebangkitan ini menjadi angin segar mengingat efektivitas penyelesaian akhir di sepertiga lapangan sempat menjadi masalah utama Korea Selatan pada fase kualifikasi. Ketajaman lini depan kini dituntut kembali hadir demi membongkar pertahanan rapat yang menjadi ciri khas tim-tim Eropa.
Baca Juga: Ernando Ari Bertahan di Persebaya, Tegaskan Ambisi Pribadinya untuk Bajul Ijo
Sementara itu, kubu lawan datang dengan motivasi tinggi setelah berhasil menyudahi penantian panjang selama 20 tahun untuk kembali tampil di Piala Dunia. Tim asuhan Miroslav Koubek ini harus melalui perjuangan ekstrakeras di babak play-off yang penuh drama sebelum akhirnya menyegel tiket putaran final.
Langkah dramatis Ceko dimulai saat mereka bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menyingkirkan Republik Irlandia, sebelum akhirnya mendepak Denmark via adu penalti. Mentalitas baja tersebut kembali teruji dalam rangkaian uji coba terakhir dengan menekuk Kosovo 2-1 dan Guatemala 3-1.
Sorotan utama pada laga ini dipastikan tertuju kepada kapten Korea Selatan, Son Heung-min, yang diplot sebagai ujung tombak utama tim. Penyerang LAFC tersebut mengusung misi pribadi karena hanya membutuhkan dua gol lagi untuk menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya, Cha Bum-kun.
Baca Juga: Borneo FC Cuci Gudang, Bongkar Skuat dan Tunjuk Mauro Jeronimo sebagai Pelatih Baru
Guna menyokong pergerakan Son, lini kedua Korea Selatan kemungkinan besar akan ditempati oleh kombinasi dinamis Hwang Hee-chan, Lee Jae-sung, dan Lee Kang-in. Lini pertahanan akan dikomandoi oleh Kim Min-jae yang memimpin skema tiga bek, sementara Cho Yu-min dipastikan absen akibat cedera kaki.
Di kubu seberang, Ceko dipastikan bertumpu penuh pada ketajaman Patrik Schick yang mengemas enam gol dari tujuh laga di turnamen besar. Kreativitas serangan tim akan dikendalikan oleh Pavel Sulc, sementara ban kapten kini resmi melingkar di lengan Ladislav Krejci.