- Catatan
M. Nigara
Wartawan Sepakbola Senior
SportlinkNews - Secara tampilan di lapangan, Cristiano Ronaldo, bintang Portugal berusia 41 tahun, memang tak secemerlang Lionel Messi.
Dari tiga laga di fase grup, baru 2 gol yang dicetak, sementara Messi sudah 6 gol, bahkan dia merangkai hattrick saat Argentina menggilas Algeria 3-0.
Tapi dari sisi bisnis, ternyata Ronaldo bintang yang paling bersinar di Piala Dunia 2026. Magnetnya masih kuat tarikannya.
Baca Juga: Ciuman Hangat Harry Kane Bawa Inggris ke Babak 16 Besar
Laga melawan Krosia yang akan dimainkan di Stadion Toronto, Kanada, Jumat 3 Juli pukul 06.00 pagi WIB, tiket sudah sold out alias ludes sejak seminggu lalu.
Bahkan yang saat ini beredar di pasar gelap, tiket termurah dijual antara Rp 38-57,8 juta, dan tiket VVIP dilego Rp 304- Rp 400 juta.
Seorang teman menyebut harga tiket tersebut setara dengan 14-20 gram emas untuk tiket termurah, dan 115-120 gram emas antam untuk tiket termahal.
Baca Juga: Tidak Berani Mengambil Penalti: Momen Lebih Menyakitkan Bagi Jerman daripada Kekalahan
Meski banyak pihak memprotes karena mahalnya tiket, FIFA hanya senyum-senyum saja, dari laga itu diprediksi akan masuk Rp 200-Rp 300 miliar.
Bahkan di laga grup, saat bertemu Kolombia (27/6/2026) di stadion Hard Rock, Miami, Miami Gardens, FIFA mengolek sekitar Rp 216 miliar.
Tiket premium dijual 7000 USD atau setara Rp 126 juta. Ini menjadi pertandingan dengan income terbesar di laga grup.
Baca Juga: Mahalnya Kelewatan, Tiket Menonton Ronaldo vs Kroasia Harganya Rp 306 Juta
Alasan yang beredar mengapa di laga-laga itu penonton membludak. Seperti koor, mereka ingin menyaksikan Ronaldo terakhir kalinya di Piala Dunia.
Dan untuk laga vs Kroasia, ditambah dengan Luka Modric (39). Dua bintang ini memang akan menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai yang terakhir.