SportlinkNews - RD Kongo dipastikan angkat koper dari gelaran Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan tipis dari Inggris pada babak 32 besar. Bertanding di Atlanta Stadium pada Rabu (1/7), skuad Macan Tutul harus menyerah dengan skor akhir 1-2.
Kekalahan dramatis ini memicu kekecewaan mendalam bagi pelatih RD Kongo Sebastien Desabre. Kendati demikian, ia tetap memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhannya yang dinilai mampu memberikan perlawanan sengit.
Pada paruh awal laga, RD Kongo sebenarnya sempat mengejutkan melalui skema serangan cepat yang mematikan. Keunggulan tersebut tercipta lewat aksi menawan Brian Cipenga yang berhasil membobol gawang Inggris pada menit ke-7.
Baca Juga: Ciuman Hangat Harry Kane Bawa Inggris ke Babak 16 Besar
Namun, keunggulan tim debutan tersebut buyar pada 15 menit terakhir menjelang peluit panjang berbunyi. Penyerang andalan Inggris, Harry Kane, tampil sebagai pembeda dengan mencetak sepasang gol dalam waktu yang berdekatan.
Kane menyamakan kedudukan pada menit ke-75 sebelum akhirnya membalikkan keadaan di menit ke-86. Dua gol tersebut mengantarkan Inggris ke babak 16 besar menantang Meksiko.
Desabre menyoroti lini pertahanan timnya yang lengah di menit-menit krusial hingga kebobolan dua gol. Pelatih berusia 49 tahun itu mengakui keunggulan kualitas serta jam terbang yang dimiliki oleh para pemain Inggris.
Baca Juga: Tidak Berani Mengambil Penalti: Momen Lebih Menyakitkan Bagi Jerman daripada Kekalahan
Secara khusus, Desabre memberikan kredit kepada Kane yang berhasil memanfaatkan kelengahan kiper Lionel Mpasi. Ia menilai jalannya pertandingan secara keseluruhan sudah menunjukkan performa terbaik dari RD Kongo.
Kekalahan ini dipandang sebagai pelajaran berharga bagi perkembangan sepak bola RD Kongo di panggung internasional. Desabre menegaskan Piala Dunia 2026 menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kapasitas skuadnya.
"Kami kecewa karena kami benar-benar percaya kami bisa melakukannya. Kami bermain bagus. Menjelang akhir pertandingan, kami kebobolan dua peluang dari salah satu pemain terbaik dunia yang mencetak dua gol melawan kami. Sungguh disayangkan," ujar Desabre dikutip dari situs FIFA.
Baca Juga: Mahalnya Kelewatan, Tiket Menonton Ronaldo vs Kroasia Harganya Rp 306 Juta
Desabre juga meminta seluruh pihak untuk tetap memberikan apresiasi atas perjuangan keras yang ditunjukkan para pemain. Pengalaman menghadapi tim raksasa sekelas Inggris dinilai sangat mahal bagi pertumbuhan mental bertanding anak asuhnya.
"Kami harus mengucapkan selamat kepada para pemain atas penampilan mereka. Mereka telah mendapatkan banyak pengalaman dari bermain melawan tim seperti ini," ujarnya.