SportlinkNews - Lamine Yamal harus berlatih terpisah karena masalah paha kiri sebelum final melawan Argentina. Tetapi pelatih Luis de la Fuente tetap optimis tentang kemampuan bintang berusia 19 tahun itu untuk bermain.
Menurut ESPN, Lamine Yamal tidak ikut berlatih bersama tim nasional Spanyol tiga hari sebelum final Piala Dunia 2026 melawan Argentina karena masalah pada paha kirinya.
Bintang berusia 19 tahun itu harus berlatih terpisah untuk memulihkan cedera yang dialaminya dalam kemenangan 2-0 atas Prancis di semifinal pada 15 Juli.
Baca Juga: Indonesia Melaju ke Perebutan Peringkat 9-12 AVC Boys' U18 Championship 2026
Setelah memenangkan penalti untuk Spanyol di babak pertama melawan Prancis, Lamine Yamal beberapa kali berjalan pincang di lapangan.
Namun, pemain muda itu terus bermain hingga akhir pertandingan. Ia bahkan berhasil mencetak gol ke gawang Prancis setelah melakukan dribel yang terampil, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.
Pemain Barcelona itu juga memenangkan penalti yang berujung pada gol pembuka Mikel Oyarzabal dan berulang kali merepotkan bek Lucas Digne.
Baca Juga: Vila Lamine Yamal Dibobol Saat Spanyol Mengalahkan Prancis
Digne bahkan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-72 setelah beberapa kali dikalahkan oleh Yamal.
Menurut media Spanyol, segera setelah pertandingan, tim fisioterapi merawat paha kiri Yamal.
Untuk meminimalkan risiko cedera yang lebih serius, staf pelatih memutuskan untuk membuatnya menjalani program rehabilitasi terpisah daripada berlatih bersama tim lainnya.
Gambar yang diterbitkan oleh Reuters menunjukkan Yamal duduk di pinggir lapangan dengan paha kirinya dibalut perban putih.
Baca Juga: Tonggak Sejarah Penting Membuktikan Argentina dan Spanyol Tim Terbaik di Piala Dunia 2026
Meskipun masih mengenakan sepatu sepak bolanya, ia hanya melakukan latihan pemulihan di atas matras dan menggunakan roller untuk meregangkan dan mengurangi tekanan pada otot yang terlalu tegang.