- Catatan
M. Nigara
Wartawan Sepakbola Senior
SportlinkNews - Empat belas kali bertemu, Argentina dan Spanyol berbagi angka sama: 6-6 dan 2 kali draw.
Lalu, bagaimanakah hasil pertemuan ke-15, di partai final Piala Dunia 2026 yang akan dimainkan Minggu 19 Juli atau Senin pukul 02.00 dini hari WIB? Kita memang wajib menunggunya di depan layar TVRI.
Kedua finalis merupakan dua kekuatan sepak bola terbesar di dunia. Bedanya Argentina sudah tiga kali juara dunia: 1978, 1986, dan 2022, empat tahun silam dan juga tiga kali runner up.
Baca Juga: CdM Pastikan Kenyamanan Atlet Indonesia Jadi Prioritas di Asian Games 2026
Sementara Spanyol baru sekali juara 2010 dan belum pernah sekalipun menempati posisi kedua.
Meski pasar taruhan tampaknya berpihak pada Spanyol, walau hanya selisih tipis: 56,31 persen lawan 43, 69 persen, itu bukan berarti Spanyol otomatis akan menjadi juara.
Bukan pula berarti Argentina juara. Yang pasti pertarungan ini dipastikan akan berjalan sangat ketat, FIFA diharapkan menurunkan wasit terbaiknya.
Baca Juga: Messi Memimpin Persaingan Sepatu Emas adidas
FIFA telah menunjuk wasit asal Iran, Alireza Faghani untuk memimpin partai final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey.
Wasit yang mewakili federasi sepak bola Australia ini mencatatkan sejarah sebagai wasit pertama yang berturut-turut memimpin empat edisi Piala Dunia (2014, 2018, 2022, dan 2026).
Catatan: Alireza asalnya memang dari Iran, tapi karena situasi dan kondisi, dia bermigrasi ke Australia.
Speed vs experience
Spanyol bisa menapak ke final setelah menjuarai grup H dengan 1 kali draw vs Tanjung Verde 0-0, lalu 2 kali menang atas Arab Saudi serta Uruguay 4-0 dan 1-0.
Baca Juga: Pacar Lamine Yamal Bahagia Permintaannya Dipenuhi
Lalu di babak 32 besar menang atas 2-1 Belgia dan di 16 besar atas Portugal 1-0. Di semifinal, Spanyol menghentikan langkah favorit juara Prancis 1-0. Hingga saat ini Spanyol sudah mencetak 15 gol dan hanya 3 kebobolan.