internasional

Presiden Argentina Percaya Takhayul, Emoh Nonton Langsung Final Piala Dunia

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:33 WIB
Presiden Argentina Javier Milei tidak akan menghadiri final Piala Dunia 2026 karena takhayul

Inggris Mengeluh
Seorang menteri Inggris pada hari Kamis menyerukan agar FIFA menyelidiki setelah para pemain Argentina mengibarkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" setelah kemenangan 2-1 mereka atas Inggris.

Kantor Perdana Menteri Keir Starmer di Downing Street mendukung seruan Menteri Bisnis Peter Kyle setelah pertandingan semifinal Piala Dunia.

Kyle menyebut pengibaran bendera itu sebagai "pelanggaran berat" terhadap aturan FIFA yang melarang simbol politik di lapangan permainan.

Baca Juga: Wasit Inggris Sindir Harry Kane yang Sarkastik, Bikin Kesal Aja

"Piala Dunia mungkin bukan milik kita, tetapi Kepulauan Falkland jelas milik kita," kata juru bicara Downing Street.

Argentina menginvasi Wilayah Seberang Laut Inggris di Atlantik Selatan pada tahun 1982. Tetapi Inggris merebut kembali kepulauan itu dalam perang singkat setelah Perdana Menteri saat itu, Margaret Thatcher, mengirimkan gugus tugas angkatan laut.

Kyle mendesak badan pengatur sepak bola global FIFA untuk menyelidiki insiden spanduk tersebut secara "menyeluruh" setelah pertandingan hari Rabu di Atlanta.

"Politik harus dipisahkan dari sepak bola. Bahkan, Piala Dunia memiliki salah satu prinsip utamanya bahwa politik harus dipisahkan dari sepak bola," katanya kepada televisi BBC.

Baca Juga: Memalukan, Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Falkland Milik Kami

"Itu sekarang menjadi urusan FIFA... Kami berharap FIFA akan melakukan penyelidikan atas hal ini," tambahnya.

FIFA belum berkomentar tentang insiden tersebut.

Sementara itu, Milei menyebut aksi tersebut "sangat sah dan legal."

"Itu adalah perasaan yang ada di dalam diri semua orang Argentina," katanya kepada stasiun radio El Observador.

Baca Juga: Fakta Piala Dunia: Tarian Messi dalam Satu Pertandingan Lebih Banyak daripada 12 Tahun Karier Ronaldo

Namun ia mendesak agar politik tidak dicampuradukkan dengan olahraga, menambahkan bahwa "pertandingan sepak bola adalah pertandingan sepak bola."

Halaman:

Tags

Terkini

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB