SportlinkNews - Arema FC datang ke Piala Presiden 2026 bukan sekadar untuk mematangkan persiapan menghadapi musim baru.
Tim berjuluk Singo Edan itu membawa misi yang lebih besar, yakni ingin meraih quintuple champion (gelar kelima) sekaligus mempertegas status sebagai penguasa turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia.
Pelatih Arema FC Marcos Santos menegaskan, target mempertahankan dominasi di Piala Presiden menjadi motivasi utama timnya selama berada di Bandung.
Baca Juga: Herdman Tetap Pilih Justin Hubner dan M. Riyandi Meski Absen TC Bali
Menurut dia, sejarah panjang Arema di turnamen tersebut menjadi alasan kuat untuk kembali memburu trofi.
"Kita tahu Arema adalah tim yang paling banyak juara di kompetisi ini dan kami datang ke sini untuk mempertahankan status tersebut," ujar Marcos dalam konferensi pers jelang fase penyisihan Grup A Piala Presiden 2026 di Bandung, Jumat, 24 Juli.
Sejak pertama kali digelar, Arema telah mengoleksi empat gelar juara Piala Presiden, yakni pada edisi 2017, 2019, 2022, dan 2024. Catatan itu menjadikan Singo Edan sebagai klub tersukses sepanjang sejarah turnamen.
Baca Juga: SEATRC 2026 Resmi Dibuka di Gunung Gede Pangrango, Ratusan Pelari ASEAN Taklukkan Jalur Cibodas
Ambisi menambah koleksi trofi semakin besar setelah gelar edisi 2025 lepas dari genggaman. Saat itu, Port FC asal Thailand keluar sebagai juara sehingga Arema bertekad membawa kembali piala bergilir ke Malang.
Meski demikian, Marcos menyadari jalan menuju gelar kelima tidak akan mudah. Ia menilai kualitas peserta pada edisi kali ini jauh lebih kompetitif dengan kehadiran sejumlah klub kuat dari dalam maupun luar negeri.
Selain Persib Bandung yang datang dengan status juara Super League 2025/2026, Grup A juga dihuni DPMM FC dari Brunei Darussalam dan Tampines Rovers asal Singapura.
Kehadiran dua wakil Asia Tenggara dengan kualitas seimbang tersebut diyakini akan meningkatkan level persaingan sejak fase grup.
"Kita tahu kompetisi ini sulit karena banyak tim kuat. Sampai sekarang kami bisa melakukan persiapan dengan baik dan semoga turnamen ini juga bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League," imbuhnya.
Ujian pertama Arema langsung datang pada laga pembuka ketika berhadapan dengan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu, 25 Juli malam.
Baca Juga: Fulham Luncurkan Jersey Kandang Terbarunya yang Didominasi Warna Putih
Pertemuan dua tim papan atas Indonesia itu diperkirakan menjadi salah satu duel paling bergengsi sepanjang fase grup.
Marcos menilai perubahan komposisi pemain yang dilakukan Persib tidak mengurangi kekuatan calon lawannya tersebut. Menurut dia, Maung Bandung tetap memiliki fondasi tim yang solid setelah tiga musim berturut-turut menjadi juara liga.
"Persib adalah tim kuat, juara tiga kali berturut-turut di Indonesia. Mungkin ada perubahan besar, tetapi mereka tetap kuat dan masih banyak pemain yang bertahan dari musim lalu," ujarnya.
Baca Juga: Dilepas Chelsea Alejandro Garnacho Resmi Berseragam Aston Villa, Bidik Kemenangan di Liga Champions
Piala Presiden 2026 diikuti delapan peserta dari Indonesia dan Asia Tenggara. Turnamen berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus dan menjadi ajang pemanasan terakhir klub-klub peserta sebelum memasuki kompetisi resmi musim 2026/2027.
Grup A bermain di Bandung, sementara Grup B berlaga di Surabaya mulai Minggu, 26 Juli.