Namun, perlu ditekankan bahwa LFF belum menyimpulkan adanya pemain yang melakukan tindak pidana.
Dokumen tersebut tidak menyebutkan nama pemain yang dicurigai secara terbuka, juga tidak mengonfirmasi adanya pengaturan skor pada pertandingan tertentu.
Sebaliknya, LFF meminta polisi melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah informasi yang telah dikumpulkan Federasi cukup kuat untuk mendukung klaim mereka.
Baca Juga: Langkah Pertama Georgina Setelah Menikah dengan Ronaldo Memicu Kehebohan
Menurut dokumen ini, LFF telah melakukan wawancara dan pemeriksaan terhadap beberapa pemain tim nasional pada tanggal 2 dan 6 Agustus.
Setelah mengumpulkan informasi, LFF menyatakan bahwa mereka telah memperoleh data dan bukti awal yang membuat mereka meyakini bahwa masalah ini memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Dengan kata lain, langkah pengiriman surat resmi pada tanggal 7 Agustus tersebut bukanlah keputusan yang diambil segera setelah pertandingan usai. LFF terlebih dahulu melakukan penyelidikan internal, baru kemudian meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Belajar dari Legenda Belanda, Xavi Diangkat Jadi Pelatih Timnas
Langkah LFF ini diambil setelah tim nasional Laos menjalani kiprah yang mengecewakan di Piala AFF 2026. Tim dari "Negeri Sejuta Gajah" itu menelan kekalahan dalam keempat pertandingan fase grup, yakni saat menghadapi Thailand, Malaysia, Filipina, dan Myanmar.
Mereka hanya mencetak 3 gol namun kebobolan 20 gol, sehingga harus finis di posisi juru kunci Grup B.
Jika hanya dilihat dari hasilnya, turnamen ini sudah tergolong mengecewakan. Namun, masalah sebenarnya terletak pada peristiwa-peristiwa yang terjadi di lapangan.
Tim Laos menerima 3 kartu merah dan 12 kartu kuning dalam 4 pertandingan. Yang mencolok, bek Phetdavanh Somsanith mencatatkan rekor langka dengan dikeluarkan dari lapangan dalam dua pertandingan berbeda selama turnamen berlangsung.
Baca Juga: 10 Jersey Sepak Bola Baru Terbaik untuk Musim 2026/27
Somsanith menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Thailand setelah menggagalkan peluang emas Yotsakorn Buraphan untuk mencetak gol.
Setelah menjalani hukuman larangan bermain saat melawan Malaysia, ia kembali tampil menghadapi Filipina, namun kembali diusir keluar lapangan akibat pelanggaran berbahaya dari arah belakang terhadap Harvey Gayoso.