internasional

Pilihan Ketiga KNVB, Xavi Tegaskan Rasa Bangga Ditunjuk Jadi Pelatih Belanda

Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:50 WIB
Xavi Hernandez diperkenalkan KNVB kepada publik sebagai pelatih baru Belanda.

SportlinkNews - Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) secara resmi memperkenalkan Xavi Hernandez sebagai juru taktik baru skuad Oranje pada Selasa (25/8). Penunjukan mantan pelatih Barcelona tersebut mengakhiri pencarian nahkoda baru tim usai gelaran Piala Dunia 2026.

Fakta menarik terungkap bahwa Xavi ternyata bukan menjadi opsi prioritas utama KNVB pada awal proses rekrutmen. Direktur Teknik KNVB, Nigel de Jong, membeberkan ada empat nama yang masuk dalam bursa calon pelatih.

Pep Guardiola menempati urutan teratas daftar perburuan sebelum memutuskan rehat sejenak dari arena sepak bola. Nama Arne Slot kemudian menyusul sebagai kandidat kedua, namun memilih fokus melanjutkan karier di tingkat klub.

Baca Juga: Keluar dari Tech3, Enea Bastianini Bakal Bergabung dengan Trackhouse untuk Musim MotoGP 2027

KNVB pada akhirnya mengalihkan pilihan kepada Xavi serta juru taktik tim muda Belanda, Michael Reiziger. Kesepakatan terjalin dengan sosok asal Spanyol tersebut lewat penandatanganan kontrak berdurasi hingga Piala Dunia 2030.

Keputusan KNVB menempatkannya di urutan ketiga sama sekali tidak menyurutkan antusiasme Xavi. Ia justru menanggapi situasi tersebut dengan santai saat memberikan keterangan dalam konferensi pers perdananya.

"Yah, itu bukan posisi yang buruk setelah Guardiola dan setelah Slot. Posisi ketiga. Setidaknya kami... berada di podium. Saya tidak peduli," kata Xavi seperti dilansir ESPN.

Baca Juga: Resmi: Juventus Datangkan Grabara dengan Status Pinjaman

Penegasan kembali disampaikan pria berusia 46 tahun itu terkait komitmennya menukangi skuad Oranje. Status urutan kandidat dipandangnya tidak mengurangi nilai kehormatan dari amanah yang diterimanya.

"Saya tidak peduli apakah saya pilihan ketiga atau kesepuluh. Merupakan sebuah kehormatan menjadi pelatih Timnas Belanda," ucapnya.

Misi utama yang diusung Xavi adalah mengembalikan roh permainan menyerang yang menjadi identitas historis Belanda. Ia menginstruksikan anak asuhnya kelak untuk tampil dominan lewat penguasaan bola serta inisiatif serangan yang agresif.

Baca Juga: Persija Resmi Lepas Gustavo Almeida Jelang Bergulirnya Super League 2026/27

Kedekatan filosofi bertanding yang diusungnya tak lepas dari pengaruh kuat tradisi sepak bola Negeri Kincir Angin. Pengalaman kariernya di Barcelona sangat dipengaruhi tokoh-tokoh besar seperti Johan Cruyff, Rinus Michels, Louis van Gaal, hingga Frank Rijkaard.

Xavi hadir mengisi kursi kepelatihan yang ditinggalkan Ronald Koeman usai kegagalan pada Piala Dunia 2026. Langkah Oranje pada turnamen tersebut harus terhenti secara tragis di babak 16 besar setelah kalah adu penalti dari Maroko.

Halaman:

Tags

Terkini

Raphinha Ungkap Alasan Selebrasi Spiderman

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:54 WIB