Persib Bandung Tegas Perangi Rasisme Usai Yakob dan Yance Sayuri Diserang Netizen

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Senin, 5 Mei 2025 | 14:30 WIB
Persib Bandung nyatakan komitmen lawan rasisme usai Yakob dan Yance Sayuri diserang komentar bernada rasial. (X.COM/FOOTBALL5STAR)
Persib Bandung nyatakan komitmen lawan rasisme usai Yakob dan Yance Sayuri diserang komentar bernada rasial. (X.COM/FOOTBALL5STAR)

SportlinkNews - Persib Bandung menyatakan sikap tegas dalam mendukung upaya pemberantasan segala bentuk rasisme, khususnya di dunia sepak bola nasional.

Pernyataan ini disampaikan setelah dua pemain Malut United, Yakob dan Yance Sayuri, menjadi korban serangan komentar rasis di media sosial pasca pertandingan Liga 1 pekan ke-31.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (2/5/2025), Malut United sukses menumbangkan Persib dengan skor tipis 1-0.

Baca Juga: Hansi Flick Bakal Rombak Sektor Pertahanan yang Mengejutkan untuk Melawan Inter

Meski pertandingan berjalan lancar dan diterima kedua tim dengan lapang dada, situasi berbeda terjadi usai laga.

Instagram milik Yakob dan Yance Sayuri diserbu komentar bernada rasis oleh sejumlah warganet yang tidak bertanggung jawab.

Menanggapi serangan tersebut, Yakob dan Yance Sayuri memilih untuk menempuh jalur hukum.

Baca Juga: Legenda Real Madrid Sebut Nama Pemain Barcelona, tapi Bukan Lewandowski atau Lamine Yamal

Dengan difasilitasi oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), keduanya resmi melayangkan somasi kepada para pelaku ujaran rasis.

APPI pun menunjukkan komitmennya untuk memberikan perlindungan hukum kepada dua pemain tersebut dan mengutuk keras segala bentuk tindakan diskriminatif dalam sepak bola.

Manajemen Persib Bandung tidak tinggal diam atas insiden ini.

Baca Juga: Salah Satu Sepatu Kets Nike Terpopuler Milik Kobe Bryant Segera Hadir dengan Gaya Baru Berwarna Kilat

Melalui Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, klub menegaskan komitmen dalam menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, inklusivitas, dan rasa saling menghormati.

Ia menyatakan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang yang menyatukan perbedaan, bukan tempat untuk menyebarkan kebencian.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Instagram, Persib.co.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X