Tidak Mau Bermain Imbang Lawan Semen Padang FC, Paul Munster Siapkan Pemainnya dengan Latihan Khusus

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 11 Mei 2025 | 15:10 WIB
Francisco Rivera dan Gilson jalani latihan intensif jelang lawan Persik Kediri di pekan ke-32 (Persebaya)
Francisco Rivera dan Gilson jalani latihan intensif jelang lawan Persik Kediri di pekan ke-32 (Persebaya)

SportlinkNews - Persebaya akan menjalani laga pekan ke-32 Liga 1 dengan bertanding melawan Semen Padang FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu, 11 Mei 2025.

Menjelang laga ini, Persebaya belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang dibuat pada laga sebelumnya melawan Persik Kediri. Pada laga tersebut Persebaya ditahan imbang 3-3 oleh Persik Kediri.

Kegagalan Persebaya mengamankan kemenangan saat bertemu Persik Kediri begitu menyakitkan. Peluang menyodok ke urutan kedua klasemen Liga 1, harus tertunda.

Baca Juga: Bermain di Kanjuruhan, Arema FC Optimis Bisa Atasi Persik Kediri di Laga Pekan ke-32 Liga 1

Mau tidak mau, Persebaya harus memetik kemenangan di laga melawan Semen Padang FC. Kemenangan itu menjadi tekad skuad Persebaya dan pelatihnya Paul Munster.

Saat menjamu Kabau Sirah, Coach Paul Munster menekankan timnya untuk lebih ruthless, tidak membuang-buang peluang demi mengamankan kemenangan.

Dalam empat pertandingan terakhir, Persebaya mampu mencetak enam gol dari total 48 tembakan.

Baca Juga: MotoGP dan Harley-Davidson Siapkan Kejuaraan Balap Motor Khusus Harley Mulai 2026

Dari jumlah tersebut, 21 tembakan memang mengarah ke gawang, rasio peluang menjadi gol menurut Coach Paul rendah, kurang bagus.

”Saat ini kami fokus menyerang dan mencetak gol, karena kami berjuang untuk merebut posisi kedua. Semua di tim berjuang untuk itu,” kata Munster.

"Dalam pertandingan mendatang, kami harus menang. Kami tidak boleh bermain-main dengan penyelesaian akhir kami. Itulah yang akan kami kerjakan hari ini,” sambungnya.

Baca Juga: Tunjukkan Permainan Brilian, Borneo Hornbills Jegal Bima Perkasa Jogja

Dalam latihan berdurasi 90 menit yang dipimpin Coach Paul, Bruno Moreira dkk diberikan program pada simulasi tembakan langsung, kombinasi serangan, serta situasi satu lawan satu dengan kiper.

Munster menilai, penyelesaian akhir yang klinis menjadi kunci untuk bisa bersaing di papan atas klasemen. ”Ada sejumlah peluang gol yang kami lewatkan begitu saja," akunya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: Liga Indonesia Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X