SportlinkNews - Sesuai janjinya, pelatih PSS Sleman Pieter Huistra menghadirkan pertandingan yang sengit pada duel PSS Sleman vs Persija di Stadion Maguwoharjo, Sabtu, 17 Mei 2025.
Memulai babak pertama, skuad Super Elang Jawa langsung menekan pertahanan Persija. Sepanjang 10 menit pertama PSS Sleman tampil menekan yang membuat lini pertahanan Persija bekerja keras.
Beberapa kali pemain PSS Sleman berhasil memberikan ancaman bagi gawang Persija. Beruntung kiper Carlos Eduardo berhasil menyelamatkan gawangnya.
Baca Juga: Taklukkan Bali United FC, Madura United FC Lolos dari Zona Degradasi
Persija juga memberikan tekanan lewat sepakan Rayhan Hannan yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti tapi bola bisa diamankan kiper Alan Jose.
Menit ke-19 lewat aksinya di daerah kotak penalti, Riko Simanjuntak berhasil merangsek ke area penalti. Riko pun dilanggar oleh Pablo Andrade yang membuat Persija diganjar penalti.
Gustavo Tocantins tampil sebagai eksekutor dan menyelesaikannya dengan tenang. Skor 1-0 untuk keunggulan PSS Sleman.
Baca Juga: Statistik Cemerlang Moises Caicedo Usai Chelsea Bungkam Man United
Ketinggalan gol membuat Persija meningkatkan tekanannya. Di menit 25, Pablo Andrade yang menerima bola kemudian mengontrol bola dan melepaskan tendangan yang tidak bisa dihalau kiper Alan Jose. Skor imbang 1-1.
Sepanjang babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan yang membuat pertandingan sangat menarik untuk disaksikan.
Pada babak kedua, PSS Sleman terus menjaga tekanannya ke kubu Persija. Ryo Matsumura melakukan tembakan jarak jauh tapi bola masih meleset.
Baca Juga: Dean Huijsen Rekrutan Pertama Real Madrid Era Xabi Alonso, Bek Terhamal Dibayar Cicilan 3 Kali
Hoki Caraka yang masuk di babak kedua membawa ancaman bagi Persija setelah menerima umpan matang dari Riko tapi bola melebar dari gawang Persija.
Di menit 70 pertandingan terpaksa dihentikan setelah terjadi lemparan flare ke arah Andrade yang akan melakukan sepak pojok. Asisten wasit yang berada dekat Andrade mengalami luka di bagian tangan kiri.
Artikel Terkait
Sempat Meroket, Popularitas V-League Liga Voli Korea Anjlok Lagi Tanpa Megawati
Guizio Luncurkan Sepatu Capsule Buatan Sendiri dengan Grace Burns sebagai Inspirasi Monokromnya
Awalnya Sindir Timnas Indonesia, Sekarang Malaysia Panggil 10 Pemain Naturalisasi
Komentar Jujur Kapten Red Sparks, Elisa Zanet Tidak Selevel Megawati