Persib Bandung Diprioritaskan Tampil di AFC Challenge League, Absen di Shopee Cup

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 3 Juli 2025 | 21:01 WIB
Para pemain Persib Bandung sudah kembali berlatih lagi sejak akhir Juni lalu untuk persiapan mengikuti  AFC Challenge League (ACL Challenge), mulai 12 Agustus mendatang.
Para pemain Persib Bandung sudah kembali berlatih lagi sejak akhir Juni lalu untuk persiapan mengikuti AFC Challenge League (ACL Challenge), mulai 12 Agustus mendatang.

SportlinkNews - Persib Bandung dipastikan tidak akan tampil di ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2025.

Sebagai juara Liga 1 musim 2024/25, Maung Bandung justru diprioritaskan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk berlaga di kompetisi Asia tier 3, AFC Challenge League (ACL Challenge), bersama runner-up liga, Dewa United.

Keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbaiki peringkat Liga Indonesia di level Asia, yang saat ini masih tertahan di posisi ke-25.

Baca Juga: Diogo Jota, Pemain Sayap yang Cepat dan Jeli Mencetak Gol Bawa Liverpool Raih Mahkota Liga Primer

"Kenapa kami prioritaskan Persib dan Dewa United di AFC? Karena kami butuh klub yang bisa berjuang di sana, demi memperbaiki koefisien Indonesia di Asia. Sementara untuk Shopee Cup, kami daftarkan peringkat 3 dan 4, yaitu Persebaya dan Malut United," ujar Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, dalam konferensi pers di Kantor LIB, Jakarta, Kamis, 3 Juli 2025.

Meskipun Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) bersikeras agar juara dan runner-up liga mengikuti Shopee Cup, pihaknya, menurut Ferry, tetap berpegang pada regulasi Liga 1 dan kesepakatan antarklub yang telah disepakati sejak awal.

"Persib dan Dewa United sudah menyiapkan diri untuk tampil di AFC. Bagi klub, bersiap untuk dua kompetisi saja sudah berat, apalagi jika harus bermain di tiga turnamen secara bersamaan," ujarnya.

Baca Juga: Timnas U-23 Indonesia Sambut Mauro Zijlstra, Striker Muda Naturalisasi dari Belanda

"Buat kami kepentingannya bagaimana mengatur jadwal liga, karena akan sangat padat karena harus menyesuaikan dengan SEA Games dan agenda internasional lainnya," tutur mantan Direktur Olahraga Persija tersebut.

Mengingat sesuai regulasi AFF, yang bisa menjadi peserta ACC Shopee Cup hanya juara dan runner-up Liga 1, maka, sampai saat ini, status Persebaya dan Malut United masih belum dipastikan.

Apalagi H-1 jelang pengundian, AFF belum memberikan konfirmasi resmi apakah akan menerima wakil dari peringkat 3 dan 4 Liga 1 tersebut. 

Padahal, menurut Ferry, pihaknya telah mengirimkan pendaftaran tepat waktu dan berkomunikasi dengan PSSI. Namun, pihaknya legowo bila memang nantinya Indonesia tidak memiliki wakil di Shopee Cup 2025.

Baca Juga: Federasi Sepak Bola Portugal Sampaikan Duka Cita Atas Tewasnya Diogo Jota dalam Insiden Kecelakaan

"Saya sudah berbicara dengan Persebaya dan Malut United terkait hal ini. Bila itu yang terjadi, artinya ya memang belum waktunya saja, tidak ada tendensi, ini murni soal kesiapan dan strategi," imbuhnya. 

Ia juga menegaskan bahwa ketidakhadiran Indonesia di Shopee Cup tidak akan berdampak pada peringkat liga secara keseluruhan. Berbeda dengan turnamen AFC yang secara langsung memengaruhi ranking Liga di konfederasi Asia.

"Kalau absen di AFC, sanksinya jelas ada. Tapi untuk Shopee Cup, tidak. Terpenting fokus kami saat ini adalah memperbaiki peringkat liga Indonesia di level Asia," tutup Ferry.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X