SportlinkNews - Laga pekan kesembilan Super League 2025/26 tersaji di Stadion Indomilk Arena, Jumat, 17 Oktober 2025 antara Persita Tangerang kontra PSIM Yogyakarta.
PSIM Yogya langsung mengancam dengan aksi Vidal yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti tapi bola masih melambung di atas gawang Igor Rodrigues.
Persita mulai mengancam lewat aksi Aleksa yang melakukan tekanan ke depan gawang PSIM tapi sepakannya meleset di kanan gawang Cahya Supriyadi.
Baca Juga: Duel Klasik Super League Persebaya vs Persija Tersaji di Gelora Bung Tomo
Hingga menit ke-10 PSIM terlihat menguasai bola dan kerap melakukan ancaman ke gawang Persita.
Memasuki menit ke-20 PSIM benar-benar terlihat menguasai bola dan melakukan tekanan secara kontinyu ke area pertahanan Persita.
Tapi angin keberuntungan berpihak ke tuan rumah di menit ke-24. Persita melakukan serangan balik. Dari sisi kiri, Rayco Rodriguez merangsek ke kotak penalti.
Bola kemudian disodorkan ke arah Eber Bessa yang berdiri bebas dan dengan tenang menceploskan bola tanpa kesulitan ke gawang PSIM Yogyakarta. Skor 1-0 untuk Persita.
Sejurus kemudian, giliran Hokky Caraka yang berhasil menjebol gawang PSIM. Tapi dianulir wasit lantaran Hokky dalam posisi offside.
Unggul satu gol membuat Persita terus meningkatkan tekanannya namun belum memberikan tambahan gol. Sementara upaya PSIM selalu kandas di area pertahanan Persita.
Baca Juga: PON Bela Diri 2025: Pencak Silat Prioritaskan Keselamatan Atlet
Masuk babak kedua, Persita langsung melakukan tekanan dari sisi kiri tapi sepakan Rayco masih melambung di atas mistar gawang.
PSIM kembali membalas dengan melakukan serangan balik. Sebuah gol terjadi tapi dianulir wasit karena pemain PSIM dalam posisi offside.
Artikel Terkait
Persita Mencoba Menggoyang Dominasi Persib di Pekan Ketujuh Super League 2025/26
Hasil Super League 2025-2026: Persita Bungkam Persib, Igor Jadi Pahlawan di Bawah Mistar
Dijegal Persita, Semen Padang FC Semakin Terpuruk di Dasar Klasemen Super League 2025/26
Duel Persita vs PSIM Yogyakarta, Momentum Laskar Mataram Membalas Kekalahan dari Pendekar Cisadane