Tomas Trucha Bongkar Gaya Permainan PSM Makassar Jadi Lebih Agresif dengan Penguasaan Bola Maksimal

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 16:36 WIB
Pelatih baru PSM Makassar Tomas Trucha terapkan gaya permainan agresif dan penguasaan bola maksimal (@psm_makassar)
Pelatih baru PSM Makassar Tomas Trucha terapkan gaya permainan agresif dan penguasaan bola maksimal (@psm_makassar)

SportlinkNews - Kehadiran pelatih baru PSM Makassar Tomas Trucha dinilai bakal memberikan warna tersendiri bagi skuat Pasukan Ramang di sisa putaran Super League 2025/26.

Tomas Trucha tanpa ragu menekankan gaya permainan agresif dan mengutamakan penguasaan bola.

Dengan begitu maka PSM dipastikan bakal meninggalkan permainan dengan skema counter attack yang selama tiga tahun selalu diterapkan.

Baca Juga: Tiga Pemain Brasil Mendominasi Top Skor Super League 2025/26

Transformasi gaya bermain PSM Makassar yang agresif dan mengutamakan penguasaan bola diprediksi sudah terlihat pada Pekan ke-11 nanti melawan Madura United FC.

"Tentang gaya bermain atau taktik. Saya tidak suka menunggu. Saya mau pemain yang aktif dan kontrol bola, pemain bermain lebih agresif," tegas Tomas kepada awak media.

Tomas menganut filosofi sepakbola efektif adalah bagaimana mencetak peluang. Yaitu lewat penguasaan bola yang unggul dari lawan. Organisasi bertahan dan menyerang juga harus sama kuat. Tidak hanya salah satunya saja.

Baca Juga: Digelar di Manahan, Persija Bertekad Raih Poin Kemenangan atas PSBS Biak di Pekan 11 Super League 2025/26

"Lebih banyak kita mengontrol bola maka semakin bagus untuk kita," ujar Tomas.

"Lebih sedikit lawan mengontrol bola, lebih sedikit pula peluang lawan membahayakan gawang kita. Saya mau tim terorganisasi dalam bertahan dan menyerang," ulas Tomas lagi.

Sejauh ini PSM Makassar masih belum maksimal dalam mendulang kemenangan di tiga laga terakhir.

Baca Juga: Gustavo Almeida Tinggalkan Persija, Jalani Operasi Pemulihan Cedera di Brasil

PSM mencatat dua kali imbang saat menghadapi PSIM Yogyakarta dan Persija Kediri, dan sekali kalah lawan Arema FC. PSM masih bertengger di peringkat 14 klasemen sementara Super League.

"Kami memberi tantangan kepada tim lawan. Ketika mereka menguasai bola, para pemain harus secepat mungkin memenangkannya kembali. Bereaksi untuk merebutnya kembali."

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: I League

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X