SportlinkNews - Persebaya Surabaya siap tempur saat melakoni laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/26, melawan Persija Jepara. Duel tersebut dlangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (28/12).
Sejumlah pemain inti Persebaya yakni Risto Mitrevski, Bruno Moreira, dan Francisco Rivera sudah kembali bergabung. Kehadiran mereka menambah kekuatan Bajul Ijo untuk laga tersebut.
Pelatih interim Persebaya, Uston Nawawi, menegaskan kondisi tim saat ini makin matang. Menurutnya, kembalinya sejumlah pemain menjadi modal penting bagi strategi tim dalam menghadapi Persijap, yang kini berada di posisi bawah klasemen sementara.
Baca Juga: Aksi Brilian Patrick Dorgu Selamatkan Manchester United di Boxing Day
“Kita siapkan tim untuk lawan Persijap, tentunya kita ingatkan kepada pemain untuk tidak meremehkan Persijap yang saat ini berada di posisi bawah klasemen sementara,” kata Uston saat sesi konferensi pers.
“Kondisi tim makin baik. Beberapa pemain yang sebelumnya absen sudah kembali dan ikut berlatih penuh. Ini tentu menambah opsi dan kekuatan kami,” Uston menambahkan.
Selama masa persiapan, staf pelatih fokus mematangkan taktik dan menjaga intensitas latihan agar seluruh pemain berada dalam kondisi optimal. Uston berharap semua elemen tim bisa tampil maksimal demi meraih hasil terbaik di laga kandang.
Baca Juga: Tekad Kuat Persis Saat Melawat ke Markas Persik
“Target kami jelas, tampil maksimal dan berusaha mendapatkan hasil positif. Tapi yang utama, pemain menjalankan rencana permainan dengan baik,” ujarnya.
Laga melawan Persijap ini juga menjadi momen perpisahan Uston sebagai pelatih sementara. Ia mengonfirmasi bahwa kepemimpinan taktik tim akan segera beralih ke pelatih anyar, Bernardo Tavares, yang diperkirakan tiba pada awal tahun 2026.
“Coach Bernardo belum datang dan dia kemungkinan datang di awal tahun 2026,” Uston menjelaskan terkait transisi kepelatihan di Persebaya.
Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Kekalahan Newcastle United di Boxing Day 2025
Sementara itu, bek Persebaya, Rachmat Irianto, menegaskan seluruh pemain harus tampil maksimal untuk meraih kemenangan. Ia menyebut hasil imbang yang terjadi lima kali sebelumnya menjadi dorongan untuk memaksimalkan peluang dan memperbaiki performa lini pertahanan.
“Dengan hasil yang imbang lima kali sebagai pemain sedikit malu, harusnya lima pertandingan bisa dimaksimalkan banyak peluang yang terbuang sia-sia dan banyak kebobolan, mau tidak mau kemenangan itu adalah obat untuk semuanya,” tutur Irianto.
Artikel Terkait
Jadwal Pertandingan Pekan ke-15 Super League: Borneo FC akan Diuji Persebaya
Tanpa Bruno Moreira dan Francisco Rivera, Persebaya Bakal Bermain Kolektif Menghadapi Borneo FC
Hasil Super League: Persebaya Tahan Imbang Borneo FC 2-2 di Gelora Bung Tomo
Debut Shin Sang-gyu Bersama Persebaya Berbuah Manis, Tahan Imbang Borneo FC
Gali Freitas Rayakan Natal Bersama Pemain Persebaya Meski Beda Agama