SportlinkNews - Jordi Cruyff bersiap menatap babak baru dalam kariernya. Ia resmi ditunjuk sebagai direktur teknik Ajax Amsterdam, dengan target mulai bekerja pada Februari 2026.
Kabar ini diumumkan Ajax melalui akun Instagram resmi klub. Dalam pengumuman itu, De Godenzonen menegaskan bahwa semua kesepakatan sudah mendekati tahap akhir.
“Ajax dan Jordi Cruyff telah mencapai kesepakatan lisan mengenai posisi Direktur Teknik. Proses untuk mencapai penunjukan definitif berada pada tahap akhir; sejumlah langkah masih perlu dilakukan. Tujuan Ajax adalah agar Cruyff dapat mulai bekerja pada awal Februari 2026,” tulis Ajax.
Baca Juga: John Terry Masuk Radar Pelatih Baru Klub Milik Erick Thohir
Bagi Cruyff, ini bukan sekadar promosi. Kariernya sebagai pemain yang pernah bersinar di Barcelona dan Manchester United kini beralih ke jalur manajerial. Posisi baru ini menuntutnya mengatur strategi jangka panjang, mulai dari pengembangan pemain muda hingga arah teknis klub.
Menariknya, meski akan menempati posisi penting di Ajax, Cruyff tetap diizinkan menjalankan peran ganda sebagai penasihat teknik PSSI. Ajax disebut tidak mempermasalahkan keterlibatan pria berusia 51 tahun ini dengan sepak bola Indonesia.
Jurnalis De Telegraaf, Mike Verweij, menjelaskan fleksibilitas Ajax terkait hal ini. Ia mengatakan klub asal Belanda tersebut tak masalah Cruyff tetap mengemban jabatan di PSSI karena waktunya tidak begitu terikat.
Baca Juga: Jersey Jay Idzes Laku Rp125 Juta di Lelang Bencana Sumatera
“Ajax telah menjajaki kemungkinan adanya klub mitra di Indonesia jauh sebelum mereka tertarik pada Cruyff. Pekerjaan Cruyff untuk Indonesia akan terbatas hanya beberapa hari saja setiap tahunnya,” kata Verweij.
Artinya, Cruyff tetap bisa berkontribusi bagi pengembangan sepak bola nasional, sambil menyiapkan diri menghadapi tanggung jawab barunya di Eropa. Skema ini memungkinkan dual role yang jarang terjadi di dunia profesional.
Karier Cruyff di PSSI dimulai pada awal 2025. Sebagai penasihat teknis, perannya fokus memberi masukan dan membangun fondasi sepak bola Indonesia, terutama dalam pembinaan pemain muda.
Baca Juga: Crystal Palace 0 Tottenham 1: Archie Gray Mencetak Gol Senior Pertamanya
Spekulasi sempat muncul soal kemungkinan Cruyff menempati kursi direktur teknik PSSI. Namun, federasi menegaskan posisinya tetap hanya sebagai penasihat, bukan pengambil keputusan operasional.
Posisi direktur teknik PSSI kemudian diisi Alexander Zwiers pada Agustus 2025. Zwiers dinilai sukses karena berperan besar dalam pencapaian Yordania di Piala Dunia 2026, pengalaman yang dianggap bernilai untuk pengembangan federasi.
Artikel Terkait
Jordi Cruyff Bantu PSSI Cari Direktur Teknik, Erick Thohir: Kami Harus Hati-hati
Penasihat Teknis Tim Nasional Indonesia, Jordi Cruyff Akan Diperkenalkan ke Publik Sepak Bola Indonesia
Jordi Cruyff Tiba di Indonesia: Siap Susun Strategi dan Cari Direktur Teknik untuk Timnas
Jordi Cruyff Cari Direktur Teknik PSSI: Ini Kriterianya
Jordi Cruyff: Naturalisasi Positif, Tapi Pengembangan Pemain Muda Tetap Prioritas