Pembuktian Diri Kahudi Wahyu di Super League 2025/26

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Jumat, 16 Januari 2026 | 19:48 WIB
Pelatih interim PSBS Biak, Kahudi Wahyu. (I.League)
Pelatih interim PSBS Biak, Kahudi Wahyu. (I.League)

SportlinkNews – Pelatih interim PSBS Biak, sedang menjadi sorotan. Situasi tersebut setelah ia membawa anak asuhnya mengalahkan Bhayangkara Presisi Lampung FC, dengan skor telak 4-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman Senin (12/1).

Kemenangan tersebut berarti penting untuk PSBS. Berkat tambahan tiga poin skuad Badai Pasifik menjauhi zona degradasi Super League 2025/26.

PSBS kini menduduki posisi 15 dengan 16 poin, unggul enam angka dari Persis Solo di peringkat 16 yang mengoleksi 10 poin. Hasil impresif ini sekaligus menghadirkan Kahudi sebagai Pelatih Terbaik pekan ke-17 Super League 2025/26.

Baca Juga: Timnas U23 Vietnam Naik Peringkat, Tinggalkan Thailand, Indonesia, dan Malaysia Jauh di Belakang

“Tentu saja saya kaget dengan penilaian ini. Tapi terima kasih atas penilaiannya. Memang yang saya lakukan belum banyak, tapi lebih untuk membangun tim dengan melakukan observasi, mengkondisikan seluruh pemain agar bisa makin kuat kebersamaannya,” ungkap Kahudi saat menerima penghargaan.

Kahudi membeberkan strategi yang diterapkannya saat menghajar Bhayangkara FC. Ia menyebut memadatkan pemain di lini tengah untuk mengendalkan ritme permainan.

“Lawan PSIM Yogyakarta, lawan Malut United, kita banyak bertahan. Nah, di laga lawan Bhayangkara FC, kita coba dua striker agar lebih seimbang. Kita ubah pola 3-4-3 jadi 3-5-2,” ucapnya.

Baca Juga: Bagaimana Manchester United Bisa Mengalahkan Man City Jika Michael Carrick Menerapkan Taktik Membalikkan Mbeumo

Kehadiran Kahudi di PSBS menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, atmosfer dan kualitas permainan di Super League 2025/26 berbeda jauh dibanding Liga 2, memberikan pengalaman baru untuk berkembang.

Sebelum menangani PSBS, Kahudi sempat memimpin PSIS Semarang di Championship 2025/26 untuk beberapa laga, sebelum berpisah.

“Jujur saya tidak menyangka berlabuh ke PSBS. Atmosfernya memang berbeda cara bermainnya dibanding kasta Liga 2. Sistemnya hingga kualitas pemainnya memang berbeda. Ini yang membuat saya merasa punya tantangan baru. Ini bagus untuk saya belajar, bisa bertemu pelatih-pelatih papan atas juga pelatih asing,” ujarnya.

PSBS akan kembali menghadapi laga berat pada pekan ke-18 Super League 2025/26, saat bertandang ke markas Persib Bandung pada 25 Januari mendatang. Duel tersebut merupakan ujian sesungguhnya karena saat ini Maung Bandung menduduki posisi puncak klasemen.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: ileague

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X