Bojan Hodak Buka Peran Layvin Kurzawa dan Dion Markx

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 26 Januari 2026 | 22:37 WIB
Persib merekrut Layvin Kurzawa sampai akhir musim ini. (Persib)
Persib merekrut Layvin Kurzawa sampai akhir musim ini. (Persib)

SportlinkNews - Masuknya Layvin Kurzawa dan Dion Markx ke dalam skuad Persib Bandung menjadi bagian dari strategi pelatih Bojan Hodak untuk menjaga keseimbangan tim di paruh kedua musim. Kehadiran dua pemain ini diproyeksikan untuk memperkuat sektor pertahanan Maung Bandung di Super League 2025/26 dan AFC Champions League Two 2025/26.

Persib menghadapi tantangan rotasi pemain setelah melepas Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa ke Persik Kediri dengan status pinjaman. Kekosongan tersebut mendorong manajemen mendatangkan pemain baru yang dinilai sesuai kebutuhan teknis tim.

Bojan menilai Kurzawa dan Dion mampu mengisi peran yang ditinggalkan dua pemain sebelumnya. Ia telah memantau performa mereka sebelum mendaratkannya.

Baca Juga: Sadar Peta Persaingan Asia, Timnas Futsal Indonesia Pilih Pendekatan Realistis

“Dua pemain baru ini bagus untuk kami. Sebab, kami agak kekurangan stok setelah Rezaldi dan Hamra pergi. Kami butuh tambahan di bek kiri dan satu bek tengah,” kata Hodak.

Soal Dion, Hodak melihat potensi jangka panjang yang bisa dikembangkan. Pemain Timnas Indonesia U-23 tersebut dipandang memiliki karakter yang sejalan dengan pemain muda Persib yang sudah lebih dulu menembus tim utama.

“Dion itu seperti Kakang dan Robi, dia pemain U-23. Kami mencari pemain muda yang bisa berkembang pesat dalam waktu singkat,” ucapnya.

Baca Juga: Michael Carrick dan Jebakan Solskjær di Old Trafford

Kedatangan Dion memperkaya opsi pemain muda di Persib. Sebelumnya, klub kesayangan Bobotoh tersebut telah memiliki beberapa nama yang masuk dalam kategori usia muda dan dipersiapkan untuk regenerasi tim.

“Mereka adalah masa depan klub. Semuanya perlu berlatih dan mendapatkan kesempatan untuk melihat siapa yang bisa masuk tim utama nantinya,” tuturnya.

Sementara itu, Kurzawa hadir membawa pengalaman panjang di level tertinggi sepak bola Eropa. Rekam jejaknya yang pernah memperkuat, Monaco dan Paris Saint-Germain membuat kehadirannya mendapat perhatian khusus.

Baca Juga: Kejuaraan Asia: Timnas U23 Vietnam Naik Kelas, Raup Poin Lebih Banyak daripada Gabungan Thailand, Indonesia, dan Malaysia

Hodak menilai Kurzawa bukan hanya berkontribusi secara teknis, tetapi juga dari sisi reputasi klub. Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses adaptasi tetap menjadi faktor penting bagi pemain yang lama tidak merumput.

“Dalam 3,5 bulan ke depan, kita akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan, jadi pasti ada menit bermain untuknya. Kami akan melakukannya perlahan. Kita tahu dia sudah lama tidak bermain, sama seperti kasus (Federico) Barba atau Stefano Beltrame dulu. Pemain yang absen beberapa bulan butuh waktu, tapi dia punya kualitas yang kita butuhkan. Kami akan bersabar,” sebutnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Persib

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X