SportlinkNews - Borneo FC meraih kemenangan tipis 2-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada akhir pekan lalu, dalam laga yang jauh dari mudah. Skor pertandingan tidak mencerminkan tekanan dan tantangan yang dihadapi Pesut Etam sepanjang 90 menit.
Selain harus menghadapi sebelas pemain tuan rumah yang tampil disiplin dan agresif, Borneo FC juga dinilai harus berhadapan dengan keputusan wasit yang menuai kontroversi. Kepemimpinan Sance Lawita di lapangan dinilai kurang memadai.
Sejumlah insiden keras terhadap pemain Borneo FC tampak luput dari perhatian wasit. Beberapa kali pelanggaran yang seharusnya mendapat sanksi keras hanya diabaikan, membuat pemain dan ofisial tim geram.
Protes spontan dari bangku cadangan Borneo FC pun tidak terhindarkan. Setiap kali ada kontak fisik berlebihan dari pemain Bhayangkara FC, wasit tampak membiarkan permainan terus berjalan, menimbulkan frustrasi yang terlihat jelas di wajah para pemain tim tamu.
Hal ini sempat menjadi sorotan dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan. Salah seorang wartawan menyinggung banyaknya protes yang dilakukan ofisial Borneo FC selama pertandingan berlangsung.
"Kami protes karena kadang-kadang keputusan wasit seharusnya bisa lebih tegas. Ada beberapa aksi yang terlalu agresif dan wasit tidak tegas," ujar Lefundes, mengungkapkan rasa frustrasi timnya terhadap beberapa keputusan yang dianggap kontroversial.
Baca Juga: Persib Kehilangan Tiga Pemain Pilarnya di Laga Melawan Ratchaburi, Bojan Hodak Siapkan Penggantinya
Meski menghadapi tekanan dari lapangan dan ketidakpastian keputusan wasit, Lefundes tetap memandang situasi tersebut sebagai bagian dari pertandingan. Baginya, segala peristiwa yang terjadi di lapangan harus diterima sebagai tantangan yang wajar.
"Setiap laga memiliki dinamika sendiri. Kadang-kadang hal-hal seperti ini memang tidak bisa dihindari dan harus dihadapi," ucapnya.
Para pemain Borneo FC juga menunjukkan kedewasaan menghadapi kondisi ini. Mereka tetap fokus pada strategi dan taktik yang diterapkan, meski beberapa kali protes muncul dari bangku cadangan.
Baca Juga: Layak untuk Sang Ratu: Nike Ungkap Sepatu Edisi Khusus Pertama Alexia Putellas
Kemenangan 2-1 ini pun menjadi bukti ketangguhan Borneo FC dalam menghadapi laga yang penuh tekanan. Hasil ini bukan hanya soal gol di papan skor, tetapi juga tentang mengatasi tantangan mental dan situasional yang muncul sepanjang pertandingan.
"Itu pelajaran juga bagi kami, karena tak ada pertandingan yang mudah. Mungkin ke depan, tetap akan terjadi seperti ini," ujarnya.
Artikel Terkait
Pelatih Borneo FC Minta Pemainnya Tidak Terlena, PSIM Punya Motivasi Besar untuk Bangkit
Hasil Super League: Gol Telat Obieta Bikin Borneo FC Gulung PSIM
Klasemen Super League 2025/26, Rivalitas Persib vs Borneo FC Terus Berlanjut di Pekan Berikutnya
Hasil Super League: Sempat Tertinggal, Borneo FC Tekuk Bhayangkara FC
Dikalahkan Borneo FC, Paul Munster Akui Timnya Gagal Memanfaatkan Peluang dengan Baik