SportlinkNews - Persib Bandung sukses memetik kemenangan tipis saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5). Hasil positif ini menjadi modal krusial bagi Maung Bandung untuk menatap laga prestisius berikutnya.
Kemenangan Persib dipastikan melalui gol tunggal yang dicetak Patricio Matricardi. Gol semata wayang tersebut lahir melalui skema bola mati yang dieksekusi dengan sempurna oleh gelandang Thom Haye.
Laga baru berjalan dua menit ketika sundulan akurat Matricardi berhasil menggetarkan jala gawang PSIM. Keunggulan cepat ini langsung mengubah dinamika permainan di atas lapangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca Juga: Prediksi Arsenal vs AtlEtico Madrid: Adu Mekanik Arteta dan Simeone
“Pertandingan yang bagus. Saya pikir kami bisa mencetak gol cepat dan kemudian kami terlalu banyak bermain menunggu. Kami tidak terlalu bermain menyerang,” kata pelatih Persib, Bojan Hodak usai pertandingan.
Juru taktik berkebangsaan Kroasia tersebut mengakui bahwa kendali permainan sempat beralih kepada pihak lawan di beberapa fase. Namun, ia menilai lini pertahanan Persib cukup solid dalam meredam setiap upaya serangan yang dibangun PSIM.
"Pada dasarnya kami memberikan bola kepada (PSIM) Jogja. Mereka juga menguasai bola tapi tidak memiliki peluang yang benar-benar berbahaya," ucapnya.
Baca Juga: PSS Sleman Vs Garudayaksa FC Siap Tempur di Laga Penentuan Gelar Juara Championship 2025/26
Hodak juga menyoroti sejumlah kesempatan emas yang gagal dikonversi menjadi gol tambahan oleh lini depan Persib. Ia melihat adanya faktor psikologis yang menghambat ketenangan para pemainnya saat mendapatkan peluang matang di mulut gawang.
Efektivitas penyelesaian akhir menjadi catatan penting bagi tim kepelatihan sebelum melakoni pertandingan-pertandingan menentukan di masa depan. Hodak melihat para pemainnya masih gugup ketika berada di depan gawang.
Oleh karena itu, Hodak menegaskan timnya membutuhkan insting membunuh yang lebih tajam untuk mengunci kemenangan lebih awal tanpa tekanan. “Yang pada dasarnya ini jadi hal yang kami butuhkan untuk 'kill the game',” tuturnya.
Baca Juga: GT World Challenge Asia Suguhkan Persaingan Ketat, Sean Gelael Cicipi Podium di Race 1
Kendati demikian, Hodak merasa lega karena target utama meraih tiga angka tetap tercapai dengan kondisi skuad yang utuh. Ia sangat bersyukur tidak ada pemain kunci yang mendapatkan sanksi kartu atau cedera menjelang laga panas melawan Persija Jakarta.
“Tapi meski dengan cara ini, tapi tiga poin yang terpenting, tidak ada yang terkena kartu kuning dan semua bisa bermain saat melawan Persija. Ini yang paling penting,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Realistis Peluang Juara, Gustavo Almeida Alihkan Fokus Persija ke Laga Sisa
PSSI Restui Penggunaan SUGBK untuk Laga Persija Kontra Persib
Hasil Super League: Tundukkan Persijap, Persija Jaga Rekor Tak Terkalahkan
Taklukkan Persijap Jepara, Shayne Pattynama Sempat Heran dengan Ritme Permainan Persija
Lawan Persija, Beckham Putra Berambisi Cetak Gol dan Selebrasi di SUGBK