SportlinkNews - Persib Bandung menyatakan sikap tegas dalam mendukung upaya pemberantasan segala bentuk rasisme, khususnya di dunia sepak bola nasional.
Pernyataan ini disampaikan setelah dua pemain Malut United, Yakob dan Yance Sayuri, menjadi korban serangan komentar rasis di media sosial pasca pertandingan Liga 1 pekan ke-31.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (2/5/2025), Malut United sukses menumbangkan Persib dengan skor tipis 1-0.
Baca Juga: Hansi Flick Bakal Rombak Sektor Pertahanan yang Mengejutkan untuk Melawan Inter
Meski pertandingan berjalan lancar dan diterima kedua tim dengan lapang dada, situasi berbeda terjadi usai laga.
Instagram milik Yakob dan Yance Sayuri diserbu komentar bernada rasis oleh sejumlah warganet yang tidak bertanggung jawab.
Menanggapi serangan tersebut, Yakob dan Yance Sayuri memilih untuk menempuh jalur hukum.
Baca Juga: Legenda Real Madrid Sebut Nama Pemain Barcelona, tapi Bukan Lewandowski atau Lamine Yamal
Dengan difasilitasi oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), keduanya resmi melayangkan somasi kepada para pelaku ujaran rasis.
APPI pun menunjukkan komitmennya untuk memberikan perlindungan hukum kepada dua pemain tersebut dan mengutuk keras segala bentuk tindakan diskriminatif dalam sepak bola.
Manajemen Persib Bandung tidak tinggal diam atas insiden ini.
Melalui Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, klub menegaskan komitmen dalam menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, inklusivitas, dan rasa saling menghormati.
Ia menyatakan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang yang menyatukan perbedaan, bukan tempat untuk menyebarkan kebencian.