Masih ada tiga laga tersisa yang harus dijalani, dan ia ingin timnya tetap menjaga fokus hingga akhir kompetisi.
Baca Juga: Pesepakbola Wanita Brasil Berontak untuk Perubahan Besar
Menurutnya, perjuangan belum berakhir sebelum trofi resmi berada di tangan Persib.
“Bukan berarti stres saya berkurang,” ucap Hodak. “Saya tetap harus fokus karena masih ada tiga pertandingan.”
Selain fokus pada sisa musim, Hodak mulai memikirkan masa depan tim.
Baca Juga: Teknologi AI Merevolusi Ilmu Olahraga, Bisa Sejahterahkan Atlet
Ia menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas latihan serta kondisi stadion.
Pelatih berusia 54 tahun itu menilai bahwa sarana yang baik akan sangat membantu pemain dalam menjaga kebugaran dan mengurangi risiko cedera.
“Kita harus mulai memikirkan musim depan dengan menyediakan tempat latihan dan stadion yang lebih baik,” ujar Hodak.
Baca Juga: Megawati Terlalu Lebay, Media Korea Soroti Kemarahannya pada Suporter Indonesia
“Dengan kondisi sekarang, sulit bagi pemain untuk terus fit dan bebas cedera. Ini jadi perhatian utama saya.”
Keberhasilan membawa Persib menjuarai Liga 1 menjadi bukti kerja keras Hodak dan seluruh elemen tim.
Namun, pelatih yang pernah menangani klub-klub Asia Tenggara ini tidak ingin larut dalam euforia.
Baca Juga: Ramadhan Sananta Umumkan Pensiun dari Sepak Bola
Baginya, menjaga stabilitas performa dan terus membangun fondasi tim yang kuat adalah prioritas utama ke depan.