"Tapi Yuran ini, saya sendiri tidak tahu kenapa hukumannya sampai 12 bulan,” katanya.
Baca Juga: Barcelona x Travis Scott: Mengapa Sepak Bola Membutuhkan Lebih Banyak Kolaborasi untuk Budaya
Ferry juga menegaskan bahwa PT LIB tidak memiliki kuasa untuk ikut campur dalam keputusan yang telah diambil Komdis PSSI.
Saat ini, pihaknya memilih menunggu perkembangan lebih lanjut, termasuk langkah banding yang diajukan oleh manajemen PSM Makassar untuk meringankan hukuman terhadap pemain andalannya tersebut.
“Dari sisi liga, kami tidak punya wewenang untuk berkomentar karena ini sudah menjadi ranah Komdis."
Baca Juga: Juventus Minta Conte Kembali dari Napoli, Rumah di Turin Masih Ada
"Yang pasti, semua pelanggaran yang ditabulasi dikirimkan ke Komdis PSSI,” tutup Ferry.
Saat ini, nasib Yuran Fernandes dalam kompetisi sepak bola Indonesia masih belum pasti, tergantung hasil banding yang diajukan klub.
PSM berharap sang bek bisa kembali memperkuat tim, mengingat perannya yang vital di lini pertahanan.