Awalnya berdiri sebagai tim kampus pada tahun 1994, DPMM FC berubah menjadi klub profesional pada tahun 2000.
Baca Juga: Indonesia Kirim 11 Wakil ke Malaysia Masters 2025, Chico Debut Sebagai Non Pelatnas
Mereka sempat menjuarai Brunei Premier League pada 2002 dan 2004, serta mengangkat trofi Brunei FA Cup pada 2004.
Ambisi mereka tak berhenti di level domestik. Pada tahun 2005, DPMM mulai berkompetisi di Liga Malaysia dan langsung promosi ke kasta tertinggi.
Prestasi terbaik mereka di Liga Malaysia tercatat pada musim 2006, saat finis di posisi ketiga.
Baca Juga: Oklahoma City Thunder ke Final Wilayah Barat, Pecahkan Rekor sebagai Tim Termuda
Setelah tiga musim, DPMM memilih berkompetisi di Liga Singapura mulai 2009.
Namun, perjalanan mereka sempat terhenti akibat sanksi FIFA karena campur tangan pemerintah Brunei dalam urusan federasi sepak bola.
DPMM kembali ke Liga Singapura pada 2012 dan sukses menjuarai kompetisi tersebut pada 2015.
Baca Juga: Jay Idzes Absen Melawan Juventus, Pelatih Venezia Angkat Bicara
Pada 2017, klub ini sempat berencana bermain di Liga Indonesia, tetapi rencana tersebut tak terealisasi.
Kini, mereka tengah bersaing di Liga Singapura dan menempati peringkat keenam.
Musim depan, DPMM FC dijadwalkan kembali ke Liga Super Malaysia setelah absen selama 17 tahun.
Baca Juga: Sepatu Ini Bikin Megawati Terbang Tinggi, Harganya Cuma Rp 850.000
Sementara itu, tim cadangan mereka, DPMM FC II, tetap tampil di Liga Brunei.