SportlinkNews - Finis di peringkat 4 klasemen akhir Liga 1 2024/2025 merupakan hasil terbaik Persebaya dibanding musim lalu. Skuad ini mengalami pasang surut pada gelaran Liga 1 musim ini.
Sepanjang musim 2024/2025 Persebaya melakoni 34 pertandingan dengan catatan 15 menang, 11 seri, dan 8 kalah dengan mengumpulkan 56 poin.
Ironinya, Persebaya hanya terpaut satu poin dari Malut United FC yang masuk di peringkat 3 besar klasemen akhir Liga 1 2024/2025. Evaluasi pun dilakukan demi menghasilkan solusi terbaik bagi klub.
Baca Juga: 5 Faktor Ini Ditakuti China Jelang Lawan Timnas Indonesia
Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menyebut bahwa momen setelah kompetisi berakhir menjadi waktu yang tepat untuk meninjau ulang performa tim.
Evaluasi ini tidak hanya menyasar pemain, tetapi juga pelatih, manajemen, hingga ofisial.
“Memang tidak bisa kami sampaikan karena ada hal-hal yang sifatnya konfidensial dan harus kami sampaikan di waktu dan momen yang tepat,” tuturnya.
Baca Juga: Dukung Mobilitas Suporter Timnas Indonesia, Panitia Siapkan 65 Garuda Buggy Shuttle
Menurutnya, Persebaya merasa bersyukur dengan capaian musim ini yang lebih baik dari musim sebelumnya.
Namun, masih ada hal-hal yang perlu dibenahi agar tim bisa tampil lebih baik di musim depan. Untuk itu ia juga menegaskan bahwa evaluasi mencakup semua bagian dari tim.
Terkait masa depan Persebaya, manajemen tetap berpegang pada prinsip pembangunan jangka panjang. Dimana sejak musim lalu, sebagian besar pemain sudah dikontrak dengan sistem multi years.
Baca Juga: Kendarai GR Yaris Rally2 Pembalap TGRI Dominasi 4 SS Kejurnas Sprint Rally Seri 3
“Komposisi tim ini 80 persen multi year yang menjadi fondasi kita," ungkap pria berusia 48 tahun ini.
"Beberapa pemain yang kita lakukan untuk musim depan juga konsepnya multi years karena Persebaya tidak mau tiap musim bongkar pasang,” lanjutnya.