Sempat beredar video viral yang memperlihatkan aksi Bobotoh mengambil rumput lapangan dan memotong jaring gawang saat selebrasi tersebut. Ribuan penonton memang membludak hingga memasuki lapangan.
Tindakan pengrusakan tersebut, sontak mendapatkan respon dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Sang Gubernur menilai tindakan tersebut sangat tidak baik.
Dedi menilai mereka telah melakukan tindakan merusak properti stadion dan bisa berujung pada sanksi kepada para pelakunya.
Baca Juga: Madura United FC Pertahankan Alfredo Vera, Berharap Bisa Bangkit Musim Depan
Terkait hal tersebut, Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar menyampaikan permohonan maaf atas insiden perusakan yang dilakukan oleh oknum Bobotoh.
"Kami di Viking Persib Club tidak membenarkan adanya perusakan sarana di Stadion GBLA. Ini adalah stadion kebanggaan kita semua. Jadi, harus kita jaga sama-sama," kata Tobias di Stadion GBLA, 28 Mei 2025.
Menurut Tobias, kultur mengambil rumput atau jaring gawang untuk mengabadikan kenangan timnya yang merayakan juara merupakan hal biasa di liga luar negeri.
Namun, lanjut Tobias, hal itu belum bisa diterima oleh semua kalangan di Indonesia.