Adhitia menegaskan bahwa tanpa rencana yang matang, klub bisa saja mengalami masa paceklik gelar selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Gempar! Lamine Yamal Pacaran dengan Wanita Dewasa 13 Tahun Lebih Tua
“Kalau tidak punya perencanaan, bisa saja kita tidak juara selama 7 hingga 10 tahun ke depan,” ungkapnya.
Selain membidik sukses di level nasional, manajemen juga memiliki visi agar Persib menjadi kekuatan reguler di kompetisi Asia.
Untuk mencapai hal tersebut, klub perlu memperkuat fondasi keuangan dan operasionalnya.
Baca Juga: Cerita Gisel Anastasia yang Kepincut Padel
Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah melakukan Initial Public Offering (IPO).
Langkah IPO diharapkan bisa menyuntikkan dana segar untuk mendukung ambisi klub di level internasional.
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun tim yang kompetitif, memperbaiki infrastruktur, serta meningkatkan daya saing di ajang Asia.
Baca Juga: Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Jadi Rebutan Udinese dan Fiorentina
“Salah satu target kami adalah punya performa baik di Asia dalam dua hingga tiga tahun ke depan."
"IPO menjadi salah satu cara untuk mendukung ambisi itu,” jelas Adhitia.
Ia menambahkan, kekuatan skuad dan keseimbangan tim adalah dua faktor utama yang ingin terus dikembangkan melalui langkah strategis ini.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia Antarklub: Bayern Munchen Tumbangkan Boca Juniors, Harry Kane Jadi Bintang
Dengan fondasi yang kuat dan visi jangka panjang, Persib berharap bisa terus menjadi kekuatan utama di Liga 1 sekaligus bersinar di kancah Asia.