SportlinkNews - Menjelang bergulirnya Super League 2025/26 pada 8 Agustus mendatang, suasana persaingan di dalam skuad Bali United kian menghangat.
Kehadiran pelatih baru, Joni Janssen, dan regulasi pemain asing yang lebih longgar membuat para pemain muda seperti Kadek Arel Priyatna dan Rahmat Arjuna harus bekerja lebih keras untuk mengamankan tempat di tim utama.
Kadek Arel, yang baru saja menyelesaikan agenda tim nasional bersama Indonesia U-23, mengaku belum sempat bergabung dengan tim sejak awal masa pramusim.
Baca Juga: Helm Sepeda HJC Furion3 Hadirkan Teknologi Aerodinamika yang Mendukung Kinerja Pembalap Road Bike
Namun, dia menyatakan siap kembali ke Bali usai masa istirahat singkat dan mempersiapkan diri menyongsong musim baru.
"Kita harus mempersiapkan diri karena tanggal 10 sudah bertanding. Saya dan Arjuna kemarin sempat TC dengan Timnas, jadi belum gabung dari awal, tapi sekarang kami siap kembali ke tim," ujar Kadek Arel.
Soal persaingan di dalam tim, Kadek menilai hadirnya banyak pemain asing justru menjadi peluang untuk belajar.
Baca Juga: Transformasi PSSI Berbuah Hasil, Talenta Muda Indonesia Direkrut FIFA
"Musim ini akan lebih berat, tapi positif juga buat kami pemain muda. Banyak belajar dari pemain asing dan senior. Saya harap bisa berbicara banyak musim depan," tambahnya.
Hal senada diungkapkan Rahmat Arjuna. Bek muda yang juga jadi bagian dari Timnas U-23 itu menyebut kompetisi internal Bali United tak membuatnya gentar.
"Kita profesional saja, percaya dengan kemampuan sendiri. Jadi soal persaingan, ya harus siap," kata Arjuna.
Baca Juga: Jersey Anyar Persipura: Semangat Papua untuk Terbang Lebih Tinggi Kembali ke Puncak Super League
Regulasi terbaru yang mengizinkan tujuh pemain asing bermain sekaligus dalam satu pertandingan dinilai Arjuna akan meningkatkan level kompetisi di Liga 1.
"Tujuh pemain asing di DSP? Iya, itu bikin persaingan di dalam maupun di lapangan akan makin kompetitif dan saya siap untuk itu," ujarnya.
Meski baru akan bertemu langsung dengan pelatih Joni Janssen dalam waktu dekat, Kadel dan Arjuna mengaku sudah berkomunikasi dengan sang pelatih melalui video call.
Baca Juga: Pelatnas PBSI: Ganda Putri Diacak Ulang, Apriyani/Fadia Bersatu Lagi
"Sebelum final kemarin kami sempat video call bertiga. Komunikasi sudah baik, sekarang tinggal adaptasi langsung," ucap Kadek Arel.
Dengan komposisi skuad yang makin dalam dan atmosfer kompetitif di dalam tim, Bali United diyakini siap bersaing di musim 2025/26.
Kedua pemain muda ini pun bertekad membuktikan kapasitas mereka, baik di level klub maupun tim nasional.