SportlinkNews - Menjelang bergulirnya musim baru Super League 2025-2026, mayoritas klub peserta telah merampungkan susunan tim kepelatihan mereka.
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini akan dimulai kurang dari sepekan lagi, namun sorotan justru tertuju pada minimnya peran pelatih lokal.
Dari seluruh tim peserta, hanya Malut United yang memberi kepercayaan kepada pelatih asal Indonesia.
Baca Juga: Franco Mastantuono Calon Penerus Lionel Messi di Timnas Argentina
Klub berjuluk Laskar Gamalama itu resmi menunjuk Hendri Susilo sebagai pelatih kepala untuk musim kompetisi mendatang.
Ia pun menjadi satu-satunya juru taktik lokal yang berada di posisi teratas staf pelatih klub Super League musim ini.
Jumlah ini mengalami penurunan drastis dibanding musim sebelumnya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Siap Tangani Ulsan HD, Beri Peringatan Soal Hasil Instan
Pada awal musim 2024-2025, masih ada empat pelatih lokal yang menakhodai tim Liga 1 (nama kompetisi sebelum rebranding menjadi Super League).
Mereka adalah Imran Nahumarury, Hendri Susilo, Rahmad Darmawan, dan Widodo C. Putro.
Dari keempat nama itu, Imran Nahumarury mencatatkan pencapaian terbaik setelah sukses membawa Malut United finis di peringkat tiga besar musim lalu.
Baca Juga: BRI Super League 2025/26: Era Baru Sepak Bola Indonesia Dimulai
Namun, kiprahnya tidak berlanjut. Manajemen Malut United memilih mengakhiri kerja sama dengan mantan pemain tim nasional tersebut setelah musim berakhir.
Meski begitu, klub tetap mempercayakan kursi pelatih kepada sosok lokal dengan menunjuk Hendri Susilo.