SportlinkNews - Kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air, BRI Super League musim 2025/26, dipastikan akan berlangsung lebih kompetitif dan bergairah.
Pasalnya, jumlah hadiah dan kontribusi untuk klub mengalami peningkatan cukup signifikasi dibanding musim sebelumnya.
Direktur I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan dari sisi hadiah, total hadiah kompetisi musim ini naik sebesar 40 persen dibandingkan musim lalu.
Pada Liga 1 musim 2024/2025, total hadiah mencapai Rp 7,5 miliar atau naik 50% dari musim 2023/2024.
Baca Juga: Tim Balap MotoGP Tech3 Kini Dikuasai Guenther Steiner Mantan Kepala Tim F1 Haas
"Sistem pemberian hadiah di Super League mengikuti prinsip "merit system" seperti yang umum diterapkan di liga-liga top dunia. Dengan prinsip tersebut, maka besaran hadian untuk setiap tim akan dilihat dari ranking, rating, dan beberapa aspek lain," jelas Ferry dalam konferensi pers peluncuran BRI Super League, di Menara SCTV, Jakarta, Minggu, 3 Agustus 2025.
Tak hanya hadiah, kontribusi untuk klub pun juga mengalami peningkatan yang tak kalah signifikan. Ferry menyebutkan bahwa fixed contribution naik mencapai 70 persen.
"Dengan kontribusi variabel meningkat hingga 100 persen. Kenaikan ini tentu akan berdampak positif terhadap kualitas persaingan antar klub di musim 2025/26, sehingga membuat pertandingan-pertandingan musim ini akan jauh lebih kompetitif," tukas mantan Direktur Olahraga Persija itu.
Baca Juga: Justin Hubner Resmi Gabung Fortuna Sittard, Jennifer Coppen Tampil Beri Dukungan
Naik kelas
Ferry mengatakan, pihaknya optimistis transformasi besar-besaran yang dilakukan lewat rebranding kompetisi menjadi BRI Super League akan berdampak positif terhadap peringkat klub-klub Indonesia di level Asia.
Ferry menjelaskan bahwa sistem penilaian AFC sepenuhnya didasarkan pada performa klub dalam ajang kontinental seperti AFC Cup dan AFC Champions League.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas liga domestik diharapkan dapat mendorong performa lebih baik di level Asia.
"AFC memberi penilaian murni dari hasil pertandingan atau hasil kontestasi klub-klub yang berlaga di kompetisi AFC. Jadi, semakin hebat performa di sana, pasti akan berdampak positif pada peringkat kita," ujar Ferry.
Baca Juga: Lewis Hamilton Bilang Ferrari Perlu Mengganti Pembalap Usai Dirinya Gagal Meraih Pole di Hungaroring
Ia menambahkan bahwa sejumlah langkah konkret telah diambil dalam transformasi ini, termasuk peningkatan kualitas kompetisi melalui kenaikan strata liga, serta penambahan kuota pemain asing.
Menurutnya, perubahan tersebut tidak hanya memperkuat daya saing di dalam negeri, tapi juga menjadi peluang untuk meraih lebih banyak poin dalam sistem penilaian AFC.
"Harapannya, dengan kualitas yang kita tingkatkan, poin kita juga akan bertambah di AFC Cup. Ranking pasti akan ikut naik. Tahun lalu saja kita naik, dari peringkat 28 ke 25," tegas Ferry menambahkan.