liga-indonesia

Kontroversi Larangan Suporter Tandang, I.League Dinilai Belum Transparan

Sabtu, 9 Agustus 2025 | 20:30 WIB
I.League belum tunjukkan bukti tertulis FIFA larang suporter tandang di ISL 2025-2026. Ferry Paulus ungkap alasan dan proses perizinan yang tertunda. (I.League)

Menanggapi hal ini, Ferry Paulus menegaskan bahwa larangan tersebut disampaikan secara implisit, tidak secara langsung tertulis.

Baca Juga: Debut Carlos Franca Selamatkan Persijap dari Tekanan Kuat PSM Makassar di Pembukaan Super League 2025/26

"Sebenarnya secara implisit kan sudah jelas," kata Ferry.

Ia menjelaskan, pasca-Tragedi Kanjuruhan, FIFA hadir dan memberikan sejumlah panduan perbaikan untuk sepak bola Indonesia.

Namun, proses menuju pelonggaran aturan itu mengalami kemunduran akibat beberapa insiden pada akhir musim lalu.

Baca Juga: Benjamin Sesko Resmi Gabung Manchester United dengan Harga Rp1,6 Triliun

"Kemudian kalau melihat beberapa kasus di pengujung pertandingan di musim lalu, itu yang menjadi catatan penting," ungkap Ferry.

Menurutnya, sebelumnya ada lampu hijau untuk memberikan izin, sehingga Liga cukup percaya diri kebijakan tersebut bisa segera dilonggarkan.

Namun, catatan kejadian di akhir Liga 1 musim 2024-2025 membuat proses perizinan kembali tertunda.

Baca Juga: Debut Juan Villa Jadi Motor Penggerak Serangan Borneo FC Samarinda ke Gawang Bhayangkara FC

Akibatnya, suporter harus menunggu lebih lama untuk bisa kembali menyaksikan tim kesayangannya bermain di kandang lawan.

Ferry berharap semua pihak dapat memberikan dukungan positif demi mempercepat tercapainya izin tersebut.

"Tapi ya kita semua harus bersama-sama membangun dan memberikan satu support yang sama seperti halnya hari ini, supaya di hari-hari mendatang itu betul-betul bisa mendapatkan proses izinnya seperti yang kita harapkan bersama-sama," tutupnya.

Halaman:

Tags

Terkini